Museum & Monumen
December 26, 2008
Bisa dibilang gue hepi hari ini…! Horeee. Hehe. Udah lama gue pengen ke Jakarta Utara, terutama bagian-bagian kota Jakarta daerah Kota, akhirnya kesampean juga.
Hari ini, gue dan anak-anak Adv sama PF jalan-jalan keliling Jakarta. Asik juga ngebawa bocah-bocah ke Ibu Kota. Sebelumnya, rencana kita sebenernya mau ke tempat pembuatan keramik di daerah Depok, tapi ternyata harga per-orangnya udah naik drastis. Untuk bisa ikutan bikin keramik dikenain harga Rp. 70.000/org. Huaah, budget kita nggak segede itu. Jadi deh Plan B kita dijalankan: Planetarium dan Monas. Malah jadi nambah satu tur lagi ke Museum Bahari.
———————–
Museum Bahari
Jl. Pasar Ikan no. 1, Jakarta Utara. Telepon: +62216693406. Dan bagaimana cara ke sananya bisa di lihat di websitenya di sini. Gue sendiri dari halte Transjakarta Jelambar, transit di halte Harmoni ke Stasiun Kota. Nah di Kota, keluar di Bank Mandiri, naik Kopami 02 (warna biru). Bayar Rp.2500, turun di seberangnya Museum Bahari. Museumnya ada di kanan jalan, tapi kayaknya mending titip pesen ke si abangnya, bilangin turun di Museum Bahari. Ciri-cirinya sih gampang sebenernya. Ada di setelah jembatan setelah Pelabuhan Sunda Kelapa, pas di Jembatan itulah jalan masuk ke Jl. Pasir Ikan. Nah, ya di situ itu tuh Museumnya. Ada di pinggir jalan.
Mobil parkir di Menara Museum Bahari itu (yang pinggir jalan), Museumnya sendiri ada di dalam Jalan Pasar Ikan itu. Nggak nyatu sama menaranya.
Dulunya bangunan Museum ini adalah tempat rempah-rempah dikumpulkan. Sekarang, penjajah dah pada pulkam, bangunannya dijadiin museum. Seperti biasa, museum di Jakarta (atau Indonesia) nggak terlalu indah dan biasa aja. Tapi, museumnya tampak lagi direnovasi. Jalan depannya mulai dirapiin. Mungkin karena banyak orang luar juga yang mampir ke sini. Di dalam museum, replika-replika disusun begitu aja, ruangannya juga sepertinya nggak disapu selama seminggu (atau bahkan dua minggu sekali). Biayanya emang murah sih, kalo nggak salah cuma Rp. 2000, dan kita bisa lihat foto-foto beberapa pahlawan Indonesia, contoh-contoh kapal Indonesia, sejarah-sejarahnya kapal dan pelayaran Indonesia, juga ada pajangan-pajangan hasil laut Indonesia.
Dan tentunya, tempat ini buat foto-foto sepia atau greyscale pasti keren. Hehehe.

Museum Bahari
Jelajahi semua bangunannya. Bangunannya terpisah-pisah gitu. Yang tempat replika-replika kapal berbentu agak besar juga ada di bagian belakang museum. Jadi, jangan berpikir kalau museumnya cuma yang di gedung depan aja. WC juga tersedia dan lumayan bersih, karena baru dibangun. Nggak bayar kok. Hehe.
Kembali ke parkiran mobil (menara), kita naik ke atas Menara. Dan kerennya lagi, kita bisa naik sampe bener-bener atap menara! Di atas ATAP! Lihat pemandangannya di foto ini (Kalo ngeliat aslinya tentunya lebih asik dan keren):

Di atas menara Bahari

——————
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed