Posts filed under 'hari ini'

Hectic

Kayaknya orang-orang demen banget pake kata ‘hectic’. Dengan semakin jagonya orang berbahasa Inggris, semakin sering pula orang pake bahasa Inggris, padahal ada bahasa Indonesia. Entah kenapa, bahasa Inggris jadi sering dipake untuk ungkapan-ungkapan tertentu. Di sisi satu, ya bagus karena pengetahuan orang jadi lebih luas tentang bahasa Inggris, di sisi lain… sepertinya orang jadi agak minim pengetahuan kosa kata juga tata bahasa Indonesia.

Minggu ini… lumayan hectic. Beberapa kerjaan gue tinggalin untuk acara minggu depan. Minggu depan, acaranya itu se-Indonesia. Jadi, bakalan gede banget… dan butuh persiapan yang bener-bener bagus. Beberapa orang yang gue kenal bakalan dateng. Huwah, akhirnya bakal ketemu orang Jakarta lagi. Hehehe…

Dan hari ini, salah satu hari gilanya gue. Ke warnet di hari Sabtu. Hehehe…

 

 

 

Add comment November 14, 2009

Masalah ‘Quote’

Ada salah satu quote yang gue seneng, “You need to let go of the past, so you could have a future”.

Tapi, ada saatnya ketika masa lalu kita… oke…. karena ini blog gue, gue bilang aja masa lalu gue… lumayan indah (huehehe)… so I cannot let go of my past! Huahaha… Tapi damn it, inilah yang jadi halangan gue… membuat gue selalu membayangkan dan mengenang dan mengingat-ingat dan selalu membandingkan masa lalu dan masa sekarang gue.

Well… I get it now… That’s why I have to let it go, and live my own life right now.
Just like Nike says, “Just do it.”

Add comment November 14, 2009

Malam minggu

Malam minggu, gue ada di Blue Banter sama temen-temen. Nungguin Anang yang bakal nyanyi di acara ultahan Pacific TV. Tapi acaranya kelamaan, akhirnya kita cabut sebelum Anang manggung, dan ngejar konser Kerispatih-Ungu di Megamas.

Acarnya ternyata kompetisi band gitu dan kita masih harus tunggu beres 18 band manggung, barulah Kerispatih ama Ungunya maju.

Udah super pegal, udah panas, rame abis dan penonton dah bt dan menggila, akhirnya mulai rusuh ngelempar-lempar botol. Botol kosong, botol isi air, ato nggak isi pasir. Jam stengah 11 baru deh Kerispatih keluar. Dan panitia nyiram air.. Whoaaa..
Kerispatih lagi nyanyi, semua penonton ikutan nyanyi, dan disiram air.. Hoah.. Everybody was shouting, all hands were up in the air.. And mine too.. I just wanted to feel the excitement.. Looking up to the sky, saw the ‘rain’ coming down. The crowd, the people, the craziness.. Karena nggak tau kapan lagi bisa begini.. Haha..

Dan gue dapet 1 bungkus rokok gratisan.. I’m gonna save it for souvenir.. :p

1 comment November 8, 2009

2day

Tadi pagi cuma sarapan Super Bubur. Masakan instan favorit baru gue. Udah 2 minggu gue makan makanan instan melulu – super bubur, mie, cemilan, koko crunch, energen, dan super bubur lagi. Entah deh usus gue dah kayak apa. Tapi gue dah berjanji ke diri gue sendiri, mulai besok gue bakal ganti dengan makan makanan alami, dan kalo bisa gue beli buah. Harus dan wajib!

Dan hidup gue di kota Manado ini tinggal 2 minggu lagi. Gue bakal pindah ke pinggiran kota. Tepatnya ke pedesaan, dan gue bakal ‘homestay’ di sana. Untuk ke kota, gue bakal menempuh jarak sekitar setengah jam ngelewatin hutan dan desa… Hohoho… Tapi yang jadi pikiran gue adalah, gue akan meninggalkan orang2 yang baru aja ‘gue dapet’. Entah gue harus bilang apa ke mereka. Karena gue nggak mau matahin semangat mereka. Gue nggak mau mereka berhenti karena gue berhenti. I can’t be your Erin Gruwell. I’m sorry, I’ve made my choice. I’m sorry to disappoint you.

Dasar jelek, gue selalu bikin ending cerita yg ngegantung..

Add comment November 7, 2009

Ekspedisi Gunung Soputan

Gunung Soputan ada di daerah Minahasa, Sulawesi Utara, yang tingginya sekitar 1700m, berlokasi sekitar 2 jam dari kota Manado. Dan beginilah cerita perjalanannya…

Manado, 1 Okt 09, 19:30.
Udah kumpul, berdoa, dan rame-rame naik di satu bis yang udah disewa (Bis Karombasan-Kawangkoan) seharga Rp.300.000 sampe ke desa Tourae. Perjalanan 28 orang ini bener-bener rame euy. Beberapa dari kita banyak juga yang baru pertama kali ini mendaki gunung. Persiapan tenda cuma 1, selebihnya tikar dan terpal. Cuma mereka yang emang sering hiking yang punya peralatan rada lengkap kayak matras, sleeping bag, sama misting. Selebihnya.. kami serahkan dalam doa… huehehehe…

Sampe di Tourae, kita berdoa lagi, dan jam 22.00 mulai jalan. Perjalanan cuma datar-datar aja, kiri-kanan kebun orang, dan sebenernya bis masih bisa antar sampe kira-kira 300 meter ke dalam. Pemandangan malam lumayan asik dengan bulan yang cukup terang (dikit lagi purnama), dan bintang-bintang yang mulai keliatan. Track mulai mendaki, tapi tetep, cuma jalan biasa.

Memasuki hutan, mulai dalam, mulai tertutup pepohonan, mulai lebih gelap, jalan mulai lebih sempit. Tapi, track tetep mudah untuk pemula. Tapi kadang harus hati-hati karena ada jurang. Ada track sungai juga, tapi enggak begitu tinggi, cuma sebatas mata kaki. Kita jalan di lembah, antara bukit dan bukit. Bau belerang mulai kecium banget, dan lama-lama ilalang tambah tinggi.

Terakhir, kita lewatin satu ujung sungai kecil itu, yang udah dikasih kayu/bambu sama ‘pendahulu’ supaya gampang nampung air. Itu track terakhir yang gampang dilalui, selanjutnya, langsung track nanjak yang lumayan harus pegangan. Naik sekitar 30-40 meter ke atas, dan sampailah di Pepohonan Pinus. Di sana ada satu tempat datar agak luas yang jadi basecamp kita untuk istirahat. Jam 2 pagi kita sampai di sana.

Bukit Soputan, 1 Okt, 04:00.
Temen-temen pada kedinginan, gue pun gak bisa tidur. Huahaha. Sumpeh, dingin juga ternyata. Gue tidur di hammock. Matras gue pinjemin ke Kak Reps, Sleeping bag gue pinjemin ke Tika, dan gue yang sok baik hati itu tidur pake 3 lapis (baju, sweater, jaket) plus sarung. Tapi gue tetep menggigil gila. Dalam hati gue, gue teriak… “I NEED MY SLEEPING BAG!!!!”.. hahaha..

Akhirnya tiga temen yang bener-bener gak bisa tidur karena kedinginan (salah kostum), minta dipasangin api unggun. Ikutan lah gue.. hehe..

Jam 5 pagi di Soputan, udah mulai terang benderang… hmm… tempat yang aneh.. haha..

(bersambung)

Add comment November 3, 2009

Tiga Bulan

Ternyata, tiga bulan adalah lamanya waktu (seenggaknya buat gue) untuk berhasil beradapatasi, bersosialisasi, dan menerima keadaan.

Menjelang bulan kedua gue di Manado sini, tempat kerja gue ini, dengan segala yang terjadi dan segala yang udah gue lihat di sini, gue ngerasa ‘this is not my place’. ‘I’ve gotta get out of here fast’. Tapi menjelang bulan ketiga, yang muncul tuh rasa untuk menolong… (halah). Karena di sinilah tempat gue bisa menolong, di sinilah tempat akhirnya gue bisa berbagi, berbuat sesuatu, dan membangun… (sekali lagi — halaah)… :D Tempat di mana gue akhirnya ngerasa ‘Wow, gue kepake di sini.’

Mereka… mahasiswa yang penuh jiwa untuk merasakan, melihat, dan mendengar dunia lebih luas lagi.

Tapi… semua ini bakalan jadi omong kosong lagi. Just like I did three months ago.

Guys, I love you.
I really love you all.
I know I’m breaking your hearts.
I know Sorry seems to be the hardest word.
Jeez… I’m really sorry.

*tears (beneran)

Be brave
Be great
Spread your wings
You’re young, you’re smart
You can do anything
Just believe in yourselves

Hidup Mahasiswa!

:D

Add comment November 3, 2009

JoeDirt

Jadi inget film Joe Dirt. Dia dengan segala kehidupannya yang aneh itu.. :p Dia selalu ketemu sama orang baik dan gak terlupakan.

Dalam kesendirian kita, dalam keadaan yang gimanaaaa gitu… rasanya kata-kata temen yang bikin nyaman tuh berasa sakti banget, biarpun kayaknya biasa aja… Kayak tadi, temen kost gue bilang, “Kalo di kosan, jangan menderita sendirian aja ya (wekwekwek)… kalo ada apa-apa bilang aja. Kalo perlu bantuan, bilang aja. Nggak apa-apa kok…”

Lagi bermaksud lebai dan hiperbola. Tapi bener banget kata-kata temen-temen gue ini. Di saat kayak ginilah karakter kita jadi lebih kebentuk lagi biar jadi lebih dewasa dan bijaksana (Amin)….

D2 said: someday you’ll meet someone who really sees you (thanks, D)

DaMez said: dari sinilah loe akan jadi lebih dewasa. dan suatu saat nanti, loe yang bakal gantian menasehati orang, bukan lagi dinasehati… (mantap, meee!! :D )

Jo said: ini saatnya loe lagi diuji (halah).. Kalo loe dah ‘lulus’, kedepannya bakalan gampang. Nggak usah takut, inget aja Tuhan itu segalanya. Biarpun kita takut sama sesuatu, tapi inget Tuhan… Dia itu yang punya kuasa… (kata-kata loe tuh Jo…!!! :p )

M said: Be like Joseph.

P said: *banyak banget

Pu said: Emang ini waktunya kita buat belajar survive..

Yep, you’re so right. Just like the book said, when you get stuck in this cruel life… you just need to shut up, stop whining, and get a life! Haha… Karena emang inilah hidup. Hidup ini memang tentang jatuh dan bangun. Tentang pusing karena dipegatin pacar, tentang ‘down’ karena dimaki orang, tentang ribet karena banyak utang, tentang stress karena kerjaan yang dikejar deadline dan masih ditekan sama boss lagi, tentang ngejar pesawat terbang yang tinggal 10 menit lagi take off, tentang salah masuk jurusan kuliah, dan tentang bete karena nggak pernah kepanggil audisi The Amazin Race.

Sama kayak kata-kata om Edie waktu lagi kemping: “Kenapa kita pengen menderita ke hutan, ikutan kemping, sedangkan kita punya rumah yang udah ada sofa? Supaya waktu kita pulang, kita berasa lebih enjoy menikmati hidup ini…”

… dengan hati penuh syukur.

Add comment October 26, 2009

Damn it, Jay

abcdefghijklmnopqrstuvwxyz…

wala wala wala wala

bala bala bala bala

gue gila gue gila gue gila

haha haha haha

I will quit and I know I will disappoint you
I’m your angel but can’t comfort you
I love you but not as deep as you do
But I’m a friend and promise will never leave you

Add comment October 25, 2009

okey dey

gue udah di sini

kata gue, “see the world”
kata logika, “look forward”
kata orang,”why not?”
kata dia, “wait and go home”
kata hati, “just do it”

Add comment October 21, 2009

Wekwekwek

Jam 5 pagi gue bangun. Langsung cuci muka, ambil jaket ijo, langsung cabut ke pantai yang jaraknya kira-kira cuma 15 menit dari kost. Di sini, jam 5 juga udah mulai terang. Gue ke tempat yang dari dulu pengen gue tongkrongin. Di belakang Hypermart, di deket parkiran kapal. Di sana ada bebatuan yang lebih ke laut lagi… dan akhirnya hari ini tercapai juga gue ‘bertapa’ di sana. Ngeliatin laut yang super tenang, air jernih dan ikan-ikan warna putih garis-garis hitam lewat bergerombol, dan suara musik yang super gede volumenya dari mobil anak-anak yang nongkrong deket situ.

Really nice. Enaknya duduk di pinggir pantai sendirian… cari inspirasi… halah…

Beberapa puluh menit kemudian lagi gue berada di angkot mau pulang ke kost. Dan entah kenapa tiba-tiba gue jadi mellow…
Gue ada di angkot biru, tapi bukan di daerah Cibinong. Gue ada di kota kecil, tapi bukan Bogor. Gue mau pulang, tapi bukan ke rumah. Dan nanti sampe di rumah, gue gak bakal ketemu nyokap, bokap, ato kakak gue yang sering rese itu… When the tears come streaming down your face… lagu Fix You. Huahahaha…

Homesick. Pengen pulang sebentar aja… Cuma pengen buka pintu pagar rumah, masuk pintu rumah, langsung duduk di depan TV, nonton AXN, ato ke komputer buat online. Ato ke kamar, langsung sare… Gue rindu dengan isi lemari baju gue beserta pajangan2nya… Terus ke dapur, cek kulkas, cek makanan. Dan malemnya tidur di sofa depan TV… Huahahahaha!!!!! Andai pintu ajaib Doraemon ada beneran… :p

Add comment October 18, 2009

Previous Posts


“I've learned that everyone wants to live on top of the mountain, but all the happiness and growth occurs while you're climbing it.”

Menu

Shortcut

Blog Orang

Buka juga deh

Tags

6233 acara bagaimana? Bible Verse bogor capeDeh favorite gathering green hatikuBerkata jakarta lyric makanEnak Manado nobar panoramio pelayanan teori ultah

Comments

[A] on Malam minggu
greenerz on cerita menakutkan
vivi on cerita menakutkan
vivi on cerita menakutkan
greenerz on Bogor Gift Shop
Dona on Mengurus Paspor di Bogor,…
dudung on Bogor Gift Shop