The Chronicles of Narnia: Prince Caspian

June 13, 2008 at 9:15 am Leave a comment

Gue nonton di PIM. Itulah yang bikin enak. Dibayarin pula! Hahahaha. Nie sebenernya salah satu film yang gak masuk list Film gue, tapi setelah gue nonton… yah, bagus juga. Ehm.. keren lah. Puas gue nontonnya. Hehe.

Gue suka lagu-lagu backsoundnya, cowok-cowoknya (hyaaa), dan ceritanya. Kalo mau ada yang kritik, ceritanya ‘basi’, tell me, cerita apapun udah basi! Jangankan basi, semua juga udah tahu Hollywood dah keabisan cerita! Mereka mulai ngambil cerita-cerita dari komik, novel, dst. Yaaah, emang gitulah cara buat film.

Menurut buku yang gue baca, dasar cerita film kan emang harus ada Perkenalan, Permasalahan, Pemecahan masalah, dan akhir (baik itu sad ending or happy ending).

Kalo di Narnia 2 ini, yaa, dibilang basi sih, iya juga, mirip2 harry potter, mereka masuk ke dunia lain, menghadapi satu permasalahan, gabung ama yang baik lain, bersatu memecahkan permasalahan itu.

Kalo mo dibilang nyontek HP juga gak bisa, coz C.S. Lewis udah nulis Narnia udah dari tahun 1800 (yang gue baru tau tadi siang pas di Gramedia), nah penulis HP kan masih hidup sampe sekarang.

Yaaa, namanya juga ide orang… gak bisa gitu aja dibilang nyontek ato tidak.

Duh kok jadi ngomongin begini.

So, intinya, dari semua orang yang gak suka film Narnia, gue mau bilang, Film Narnia ke-2 ini BAGUS EUY! GUE SUKA BANGET! hehehe… beneran.

Entry filed under: film. Tags: .

3 jam di Botani Square BoNet, Bogor

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


“I've learned that everyone wants to live on top of the mountain, but all the happiness and growth occurs while you're climbing it.”

%d bloggers like this: