keliling singapore

July 8, 2008 at 10:48 am Leave a comment

tulisan di bawah ini karena ada temen gue nanya ke singapore.. Waaaah… gudluck deh di sono…

Persiapan:
Cek Air Asia (coz di situ biasa emang paling murah, dan kalo dah cek dari jauh-jauh hari, biasa ada promo).
Rajin-rajin cek Uniquely Singapore untuk liat semua info tentang Singapore.
Jangan lupa print hasil booking dari Air Asia sebagai flight ticket.

Nah, di hari keberangkatan:
Di airport, jangan heran kalo Air Asia telat berangkat. Sudah biasa. So, tunggu aja.
Sampe di Batam setelah satu setengah jam perjalanan, sebelum keluar pintu airport, ada stand-stand brosur ferry ke HarbourFront, Singapore. Ambil-ambilin aja. Terus, di luar udah ada taxi-taxi yang berjejer nungguin didatengin penumpang. Dulu tahun 2007 sih, harga taxi dari airport ke Batam Center itu Rp. 70.000, 4 orang. Dan waktu itu, gue bertiga (nyokap, bokap, gue), plus, satu lagi kenalan dari pesawat, ikutan numpang. Dia takut kalo pergi sendirian di Batam (emang harus hati-hati katanya kalo cewek sendirian di Batam). So, bagi backpacker, emang enak juga nge-share taxi di bandara ke Batam Center. Biar lebih murah.

Trus, nyampe di Batam Center, masuk gedung, di sebelah kiri ada loket pembayaran Fiscal, siapkan uang Rp. 500.000. Terus, ke sebelah kanan, ada banyak tempat jual-jual tiket ferry. Kalo gue sih dulu pilih naik Penguin Ferry. Return Ticket lebih murah, seharga S$22.00 (sekali lagi, ini harga tahun 2007 yah). Bayar juga insurance, S$3.00.

Terus, masuk ke seaportnya, di situ cek bawaan lagi. Kalo kelebihan kg-nya, bakal disuruh bayar dan ditaro di ‘bagasi’ ferry. So, mending bawa satu tas backpack aja, biar gak ribet.

Di Ferry, bisa duduk di bawah (dalam) ato di atas (luar). Di luar, tentunya anginnya gede banget. Perjalanan sekitar 1-1 1/2 jam. Sampe di Harbour Front, Singapore, cek imigrasi lagi, paspor dll. Baru deh, bebas di negeri Singapore.

Masih dalam gedung. Pas baru keluar cek imigrasi tadi, bisa diliat rak-rak penuh isi brosur Uniquely Singapore. Ada brosur hotel-hotel, restoran, peta Singapore, peta Sentosa, places of interest, peta MRT. Lengkap deh. Kasarnya, walaupun lu gak bikin rencana apapun dari Jakarta, di sana gak bakalan nyasar ato menderita di Singapore karena bantuan brosur-brosur yang superlengkap tadi.

Ambilin semua brosur yang dianggap perlu, nanti di tempat penginapan tinggal di sortir. Barulah kita lanjut ke stasiun MRT (gue lupa di mana). Liat aja plang-plangnya, di dalam gedung itu juga kok. Tapi, emang rada ribet. Terus, ketemu tantangan pertama: Beli tiket MRT. Layarnya touch screen. Jadi, pertama, ada pilihan-pilihan, kalo gak salah, pilihan return ticket ato one way, terus di layar, kita disuruh pilih dan, touch the screen… Saat itu (samain ama perjalanan gue aja yah ceritanya), gue pilih Orchard, dan muncul harganya. Perhatikan, biasanya harga tiket dilebihin 1 dolar, tapi nanti pas udah nyampe orchard, kita bisa ambil kembaliannya.

..to be continued..

Entry filed under: hari ini, travel. Tags: .

saking bodohnya manjat pagar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


“I've learned that everyone wants to live on top of the mountain, but all the happiness and growth occurs while you're climbing it.”

%d bloggers like this: