Tebet hari ini

July 10, 2008 at 3:00 pm Leave a comment

jadi begini, kisah pertama, gue hari ini ke Tebet. Dan pas lagi nungguin metro mini 68 di depan Gelael, ada bapak-bapak nyamperin gue dan tanya cara ke stasiun Jatinegara gimana. Ya gue sarankan ke stasiun Cawang aja yang deketan. Tapi sepertinya dia mau ke daerah stasiun Jatinegara, bukan mau naik keretanya, jadi dia jelasin, “Kata kenek metro mininya, saya turun di sini, lalu cari 68 untuk lanjut lagi.”

“Ooh,” kata gue. “Berarti bapak naik 68 yang ke arah sana, pak.” Kata gue sambil nunjuk ke arah halte depan Pizza Hut. “Kalo naik yang dari sini, nanti 68-nya malah masuk ke dalam. Bapak ambil yang ke arah sana.”

Si bapak percaya, terus ikutin petunjuk gue. Baru deh gue sadar. Ternyata seharusnya si bapak ikut sama gue naik 68 yang ke arah dalam, karena 68 itu bakalan keluar sampe ke terminal Kampung Melayu. Beuh! Udah 4 tahunan gue gak ke Kampung Melayu dari Tebet, begini nih jadinya. Lupa.

Gue mikir, entar kalo si bapak itu nanya-nanya lagi ama orang di halte, dan orang di halte bilang si bapak harus naik 68 yang ke dalam, berarti kan si bapak harus balik lagi ke tempat gue, tempat tadi dia nanya jalan ma gue. Bah, entar guenya yang dimarahin si bapak gara-gara ngasih petunjuk salah. Jadi, gue langsung ngabur, nyari bajaj. gak jadi naik Metro Mini.

Kisah kedua, pas pulang dari urusan di Tebet, gue nungguin 68 (lagi) di depan halte. Eeeh, ada motor lewat dan yang naik cewek bule rada endut. Lucunya, dia meluk si tukang ojek. Semua yang lagi di halte ngeliatin dia. Si bule keheranan tanpa ekspresi kenapa kita semua pada ngeliatin dia. Bukan karena dia bule nyasar di Tebet, tapi karena dia meluk si tukang ojek. Hehe.

Kisah ketiga, masih seputar Tebet. Pas gue akhirnya udah naik 68, si sopir ngetem di depan Pasar Tebet yang udah diremake itu. Begonya (maap), si kenek turun, terus buang air kecil sembarangan di balik pohon. Beres urusannya, dengan santainya dia balik ke arah metro mini, dengan celana luar masih terbuka, dan (maap) celana dalam masih keliatan setengah, baru dia retsleting celana bahannya. OMG! Sedemikian tak berpendidikannya negara Indonesiakah? Malu deh.

Entry filed under: hari ini. Tags: , .

keinginan hati teori wanita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


“I've learned that everyone wants to live on top of the mountain, but all the happiness and growth occurs while you're climbing it.”

%d bloggers like this: