pilih satu atau banyak?

July 15, 2008 at 10:40 am 2 comments

(btw, ini cuma pemikiran gue)

Elo lebih milih untuk bisa melakukan banyak hal atau cuma satu hal doang? Setelah gue pikir-pikir dengan gaya sok pemikir jaman Aristoteles, gue menyadari gue adalah tipe orang dengan banyak keahlian. Bukan bermaksud narsis di sini, tapi emang narsis.😛

Maksud gue…

Gue yang memiliki berbagai macam keahlian, misalnya, gue bisa main lebih dari 1 alat musik, ngedit video, pake photoshop, ngajar piano, ngetik 10 jari dengan cepat, bisa nyanyi (seenggaknya tahu suara 3), bisa bahasa inggris (seenggaknya pasif), bisa berenang, bisa manjat pohon, bisa nge-dit profile Friendster(banyak loh yang gak bisa), bisa masak, rajin di gereja, pernah jadi EO nobaran, dll. Gue bandingkan dengan satu temen gue yang cuma bisa nge-operasiin komputer. Cuma komputer.

Ada satu quotation yang bagus, kira-kira begini intinya, kita bisa tahu segala hal tentang sesuatu, tetapi, kita tidak akan bisa tahu segala hal tentang semua hal.

Walaupun gue bisa banyak hal, tapi kemampuan gue dalam tiap hal tersebut istilahnya cuma level 1, mentok-mentok level 2 setengah deh. Temen gue bilang, permainan piano gue bagus, tapi kalo diitung level, cuma level 1 intermediate… apa coba?

Gue bisa main piano, tapi kalo dikasih baca not yang ribet, gue bakal nyerah. Gue bisa nyanyi tapi suara gue gak memungkinkan. Gue bisa photoshop, tapi kalo disuruh buat yang aneh-aneh gue gak bakalan bisa. Gue bisa bahasa inggris, tapi kalo giliran ketemu bule langsung, pasti gue suruh dia ngomong dengan slow motion. Dan gue bisa manjat pohon, tapi harus dengan bantuan tali.

Sedangkan temen gue yang jago komputer, beeeuuuh!!! He knows everything. Sepertinya, dia gak peduli dengan yang lain, tapi dia bisa tahu segala hal, dan seluk beluk komputer. Hell yeah.

Sebalnya, setelah gue pikir-pikir lagi, sepertinya lebih sukses orang yang seperti itu daripada orang yang seperti gue. Liat aja Bill Gates. Dia sukses karena komputer. Hidupnya adalah komputer. Komputer yang jadiin dia kaya. Terus Megawati. Dia jadi Presiden karena udah dilahirkan di keluarga politik, hidup dengan kehidupan politik, dan akhirnya sukses jadi Presiden. Coba kalo Mega punya kesukaan lain yaitu fashion (halah)… ya entar kerjaan dia gak bakalan konsen mo jadi Presiden. Terus terakhir, Michael Bay. Hidupnya itu film, sampe akhirnya dia berhasil bikin Transformers yang super keren itu. Itu karena hidupnya fokus di satu keahliannya sendiri: Directing.

Yaaah… cuma salah satu teori gue doang sih. Take it or leave it.

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

teori cewek 2 Perpanjang SIM

2 Comments Add your own

  • 1. quicksand  |  July 16, 2008 at 1:39 pm

    ada kutipan yg layak ‘direnungkan’ nih, green:

    …Some styles of martial arts spend hundreds of hours working on a rigid stance and one hundred standing techniques that cannot possibly be mastered in a reasonable amount of time. I once interviewed Royce Gracie and he gave a response that supports this point quite well:

    “We don’t believe in teaching a ton of moves every class and the student walking away with limited knowledge. We prefer our students to know 20 techniques at 100%, than 100 techniques at 20%.”

    (Interview with Gene Simco for http://www.jiu-jitsu.net)

    …selamat merenung😀

    Reply
  • 2. greenerz  |  July 16, 2008 at 4:11 pm

    sometimes i’m that 100 techniques at 20%.
    but all we should be the 20 at 100.

    yes, Gracies was true.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


“I've learned that everyone wants to live on top of the mountain, but all the happiness and growth occurs while you're climbing it.”

%d bloggers like this: