hari ini

October 15, 2008 at 12:49 pm 3 comments

gue runaway hari ini. Lari dari kehidupan kuliah gue yang tak terlihat ujungnya, trus nyelesaiin apa yang seharusnya gue udah beresin berminggu-minggu lalu. Sekali dayung, 5 pulau terlampaui. Well done, babe. :p

So, here’s the most interesting facts i did today – nonton dua film dalam satu hari. Sebelumnya, gue gak mungkin nonton film dua kali berturut-turut bahkan tiga, kecuali di JIFFEST. Malahan tadinya gue mo nonton 3 film. Hahaha. OMG, semua teater di HKC lagi TOP! Tapi… film terakhir gue tunda dulu. Minggu depan aja. Yang I Know Who Killed Me juga bikin gue penasaran. Cuma karena Lindsey Lohan main thriller movie.

Body of Lies

Akhiiiirnyaaaaaaaaaa gue nonton jugaaa!!! Singkatnya, film ini tentang misi penangkapan Al-Saleem, salah satu dalang berbagai macam pemboman yang terjadi di Eropa (terutama). Ferris (Leonardo diCaprio) jadi orang ‘lapangannya’ Edward (Russel Crowe). Dengan bantuan teknologi map dari satelit yang gambarnya dah HD, Edward bantuin Ferris dari jauh.

Hmm… about the film, sutradaranya pak Ridley Scott yang pernah ngarahin Black Hawk Down, salah satu film perang terbaik. Kali ini, dia ngejadiin novel hasil tulisan David Ignatius jadi film. Dan hasilnya MANTAAAP!!! Tema yang GILA dibawain secara gila juga dengan pemain-pemain yang gila. Buat gue, Leonardo pas banget mainin peran kayak gini, atau lebih tepatnya: film ini. Sedangkan Russel Crowe, hanya ‘bolehlaah’. Mungkin guenya aja masih terbawa film-film Russel Crowe lama, terutama Gladiator, di mana dia jadi the man. Tapi yaa.. emang bener sih kata Russel Crowe sendiri di film Body of Lies ini, “Kalo gue masih muda, pasti gue bisa.” Huehehe…

Salut buat Ridley Scott. Dia demen banget buat film-film macam begini. Macam Kingdom of Heaven, dan sekarang Body of Lies. I guess, film-film tersebut adalah film-film yah susah dibuat. Apalagi untuk cari endingnya. Sebenernya sih gampang aja, coz tinggal ngikutin novel (BoL), kalo KoH tinggal ikutin sejarah. Tapi gimana biar semua senang dan fair. Gimanapun, gue selalu cinta dengan ‘pemandangan’2 hasil arahan Ridley Scott.

Overall, ni film paling okeh (versi gue) di tahun 2008. — haha pasti gue dicaci maki pecinta TDK —

Eagle Eye

Okeh, so.. pertama.. gue mau bilang: Huh, gue gak dapet poster Eagle Eye dari Google. Aneh deh. Gue cuma dapet gambar yang di sebelah.

The story is about.. Senjata Makan Tuan. FBI yang udah didukung teknologi super canggih melawan hasil ciptaannya sendiri. Awalnya, dua orang yang gak tau apa-apa (tentunya yang difoto di atas)  stuck disuatu kondisi yang bener-bener gak enak: Jadi buronan FBI diwaktu yang salah. Mereka diteror sama cewek penuh misteri dari telepon dan harus ngikutin semua perintahnya kalau mau tetap hidup. Bukannya ditolong sama FBI, ehehe malah dicurigai sebagai teroris. Kalau kejadian ini terjadi beneran didunia nyata, gue bener-bener males…!!! Hahaha… Kenapa? Liat aja filmnya. You’ll know why.

So, sutradaranya gue gak terlalu kenal, Mister D.J Caruso. Wakakakak, setelah baca imdb, ternyata beliau juga sutradaranya Disturbia kemaren. Gue baru inget, pas di majalah Movie Monthly kemaren, emang dibilang kalo ‘pantes aja Caruso langsung ngambil Shia LaBeouf jadi pemeran utamanya.’ didukung sama Steven Spielberg yang udah kayak ‘bapak angkatnya’ Shia – Produser Transformers dan Eagle Eye ini. Shia emang muka tua banget buat meranin karakter ini. hahaha… Pas deh. Tapi buat gue sendiri, gue masih susah membuang karakter Shia yang sudah lalu-lalu (terutama Transformers dan Disturbia) di mana dia masih ‘anak kecil’, dan sekarang mainin karakter jatuh cinta sama ibu-ibu. Caruso… please… Josh Duhamel mungkin masih lebih cocok. Jangan deh, mukanya terlalu gahar. Ashton Kurcher aja. And… Billy Bob Thornton… hyaaaa.. oh tidak!!! Gak ada yang laen, pak? (lagi-lagi trauma film sebelumnya Billy).

——————————————————

Dua film ini termasuk film yang wow untuk tahun ini setelah The Dark Knight tentunya (i dunno (and dun care) about Hulk). Buat gue sendiri, gue udah pengen nonton BoL dari beberapa bulan lalu, walaupun cuma ngeliat trailernya doang. Bukan karena sutradara atau Leonardonya, tapi karena trailernya keren. Hahaha. Bikin gue penasaran. Sedangkan EA, gue nonton karena temen-temen bilang keren. Dan menurut gue salah satu film yang ‘jangan nonton DVDnya aja’. Tadinya gue mo nonton BoL sama Doa yang Mengancam, coz gue bener-bener penasaran liat Aming main serius, plus filmnya berbeda dari film-film Indonesia jaman sekarang (American Pie wannabe). Biarpun trailernya terlihat rada-rada mengingatkan Heroes dan Xmen (baca: copycat lagiii), tapi gue tetep penasaran ran ran!

Okeh, back to EA… dalam salah satu percakapan, disebut… “Singapore, Bali, Indonesia…”
Hey, what’s up, dude? Bali is part of Indonesia… hahahaha. But, damn, dude… dari film ini, gue jadi pengen ngehapus semua account gue yang gak penting, terutama foto-foto gue. :p :p :p (too much information about yourself over the internet would make you suffer just like those two poor fellas)

Dari nonton Body of Lies, film yang ada persamaannya dikit ini, jadi terasa sangat berbeda. Berbeda dari gimana teknologi surveillancenya Amerika – caranya FBI (Eagle Eye) dan CIA (Body of Lies).

So, dari dua film tadi, pemenangnya adalaaaaaaah… Jreng jreng jreeeeng………..

BODY OF LIES!!!!!!!!!!!!!

Entry filed under: film, hari ini. Tags: .

…………………………………….. hari ini

3 Comments Add your own

  • 1. zilko  |  October 15, 2008 at 4:47 pm

    Tetap, pengen bgt nonton EA, kapan ya sempat nonton? Hmmmm…

    Reply
  • 2. quicksand  |  October 16, 2008 at 2:13 am

    body… lo rating tinggi sekali tampaknya😉
    …nonton dulu aaah

    Reply
  • 3. greenerz  |  October 16, 2008 at 8:58 am

    Iya, jgn liat ratingnya gw dulu.. Biasanya kalo dah dgr review org, pas nntnnya ‘gak sesuai harapan’.
    Trgantung selera masing2 aja.. =D

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


“I've learned that everyone wants to live on top of the mountain, but all the happiness and growth occurs while you're climbing it.”

%d bloggers like this: