curhat of de dei

October 23, 2008 at 2:36 pm 5 comments

habis dari kampus gue berniat ke tempat sewa majalah depan kampus. Pengen sewa Movie Monthly lagi. Gue lagi nge-fans (telat banget) ama Movie Monthly setelah nyewa dan baca review2annya beberapa minggu lalu. Trus gue liat di covernya – Bonus Poster 007 sama Body of Lies. Weew… gue malah jadi berubah pikiran, mending gue beli majalahnya aja. Langsung deh gue pamitan sama si mba penjaga tokonya terus ke toko majalah murah deket gang kosan gue. Di toko majalah itu, bisa lebih murah daripada Gramedia.

Gue pengen beli Movie Monthly yang ada bonus poster Body of Lies, tapi gue juga pengen beli Cinemags. Alasannya, karena… (cuma karena) gue udah lama gak baca Cinemagz aja. Pertimbangan gue, dengan beli Movie Monthly, gue bisa dapet poster Body of Lies, dan baca review-reviewnya yang mantep itu. Kalo Cinemagz, ternyata harganya cuma lebih mahal tiga ribu doang, tapi bonus posternya terlihat besar banget, dan jumlah halamannya juga banyak banget. Berarti review-annya lebih banyak lagi.

Keduanya, covernya sama aja – James Bond – film keren yang gak terlalu menarik hati gue.

Lalu, jadilah gue menghabiskan Rp.32.500 (plus koran tempo) untuk Cinemagz. Gue baca dengan seksama di kosan. Penuh semangat dan ingin tau. halah. Tak lupa dengan cemilan martabak mini, plus dua bungkus cemilan lainnya, plus 4 bungkus beng-beng… gilaaaa!!! Lagi laper berat!

WEEKS!!!Ternyata…

diriku hancur lebur
menjadi kepingan
menjadi serpihan

Bonus poster ada dua, tapi gak ada (seenggaknya) Eagle Eye, Body of Lies, ato apa kek… Malah ada James Bond (ya iyalah), bolak-balik pula. Terus, poster ke-dua, posternya film indonesia. Dan yang lebih parah lagi, review-an film-filmnya bener-bener gak berbobot (kayak ngerti aja yang berbobot gimana hehe). Mungkin ini soal selera. Setelah gue simpulkan, Cinemagz adalah bacaan film untuk para penonton film biasa, sedangkan Movie Monthly untuk penonton yang lebih berbobot (bukannya sok berbobot), atau para pekerja film belakang layar (contoh lebih tepatnya produser). Soalnya Cinemagz cuma berisi review-an belaka. Resensi film doang. Kalo begini mah, buka aja 21cineplex.com. Huh!!!

Tadinya gue emang mo beli Cinemagz untuk ngebedain sama Movie Monthly (padahal gue dah sering beli CInemagz), coz pas gue sewa Movie Monthly beberapa waktu lalu, gue bingung kenapa Movie Monthly kebanyakan kritik daripada review. Tapi ternyataaaa… lebih enak baca kritik daripada review doang.. Hahaha.. secara, gue paling males baca review (baca: Spoiler).

Jadi, saya menyesal beli Cinemagz, saudara-saudara. Ada yang mo beliin gue Movie Monthly???
(ngarep).

Entry filed under: film, hari ini. Tags: .

gottago Getaway versi aing :p ngajleng-ngajlengan..

5 Comments Add your own

  • 1. quicksand  |  October 24, 2008 at 10:37 am

    masih butuh beli majalah film lokal, sheil? emang review & komentar2 dr internet gak cukup?
    majalah2 baru itu rata2 cuma menang ‘mengkilap’ doang, isinya payah. kl gak basi ya gampang basi
    kl gue sih baca dulu di tempat, trus kl menarik br deh dibeli๐Ÿ˜€

    Reply
  • 2. greenerz  |  October 24, 2008 at 3:46 pm

    Ga basi-gampang basi? :p
    ada benernya jg, tp trkadang gw suka bc majalah yg berbentuk majalah..

    Reply
  • 3. greenerz  |  October 24, 2008 at 3:48 pm

    Gak butuh, tp pengen :p

    Reply
  • 4. zilko  |  October 24, 2008 at 5:48 pm

    wah, koq pake bobot2an segala? hahaha…๐Ÿ™‚

    setuju sama quick. Kadang cover nya menjanjikan. Isinya blom tentu, malah bisa jadi kita uda tau semua isinya, hahaha…๐Ÿ™‚ Ato bahkan lebih tahu, hmmm…

    Reply
  • 5. greenerz  |  October 25, 2008 at 8:53 am

    Haha.. Ya emang.. Tp kdng gw cari yg ‘lain’ selain review.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


โ€œI've learned that everyone wants to live on top of the mountain, but all the happiness and growth occurs while you're climbing it.โ€

%d bloggers like this: