My Father

December 25, 2008 at 3:50 am Leave a comment

Bosan dengan film Hollywood, rasanya juga nggak pas kalo bilang diri sendiri movieholic, tapi cuma nonton film Barat doang. So, gue cari satu film Asia yang gak basi (cinta, remaja, horor, tembak-tembakan geng dan narkoba), dan dapet satu film Korea yang judulnya My Father. Dari cover sama taglinenya udah ‘ngomong’ kalo film ini film beda dan rada serius. Yasud, gue merelakan uang 7ribu gue, dan pulang dengan satu DVD Asia.

Dimulai sama adegan James yang ternyata anak adopsi keluarga Amerika, film ini memang beda dari film Asia lainnya. Banyak pemeran bulenya juga yang ber’F’ sini, ‘F’ sana. Jadi inget satu-satunya film Indonesia yang kaya dengan orang bule, Long Road to Heaven. James ini diadopsi sama keluarga Parker dari umurnya 6 tahun. Ceritanya mengenai James yang kembali ke tanah airnya dan cari tahu siapa ayah kandungnya.

Beruntung babe aslinya masih hidup, tapi rada nggak sesuai harapan coz bapaknya lagi dipenjara dan lagi menghidupi masa-masa akhir hidupnya, karena bapaknya dapet hukuman mati. Sepanjang waktu James di Korea, dia cari tahu background bapak ibunya itu. Dari seneng, sedih, seneng, dan sedih lagi, ternyata waktu dicek secara genetika, bapak yang dipenjara itu bukan bapak aslinya.

Film ini berdasarkan kisah nyata. Di akhir film, penonton dikasih bonus cuplikan-cuplikan video rekaman asli James Parker yang sebenernya. Waktu pertama kali James dateng ke penjara dan ketemu bapaknya, sampe masa-masa kunjungan dia ke bapaknya di penjara, juga pas tes gen. Film ini drama yang terlalu mendrama sampe bikin rada ngantuk, dan pengen nonton akhirnya aja. Apalah yang diharapkan sama film drama coz emang jalan ceritanya begitu.

Kisah nyatanya klasik ini lumayan bagus, tapi secara film standar aja.

Entry filed under: film. Tags: .

Christmas Playlist Nightmare Before Christmas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


“I've learned that everyone wants to live on top of the mountain, but all the happiness and growth occurs while you're climbing it.”

%d bloggers like this: