Wall-E

December 29, 2008 at 6:20 pm 2 comments

Ah, ada robot sampah lucu dijadiin pemeran utama film Disney-Pixar. Ceritanya, robot ini udah hidup ratusan tahun di planet Bumi ngeberesin sampah-sampah buangan manusia yang manusianya sendiri akhirnya pindah ke ‘planet buatan sendiri’ di luar angkasa sana.

Sutradaranya Andrew Stanton yang dulu jaman gue SMA bikin salah satu film terfavorit gue, Finding Nemo. Finding Nemo itu film bawah laut. Kali ini Andrew ngegali keahliannya bersutradara di bidang luar angkasa dengan dua robot menari melayang di angkasa yang jadi salah satu scene populer film ini. Ide cerita Stanton dulu begini, “What if mankind evacuated Earth and forgot to turn off the last remaining robot?” Ternyata (setelah gue baca wikipedia), ide cerita ini udah ada lama sebelum Finding Nemo. Malah Stanton sempet-sempetnya nge-Part Time jadi screenwriternya Monsters Inc..

Film Wall-E ini emang dipuja-puja banyak orang. Di website filmcritic.com aja dapet full 5 bintang dari 5. Sayangnya, di Indonesia, film ini udah diedit ulang jadi berbahasa Indonesia gitu. Nontonnya jadi bener-bener nggak puas.

Katanya sih Wall-E ini adalah robot yang karna udah hidup lama di Bumi, jadi belajar dan ‘otak’nya berkembang. Okeh, secara logika dan setelah 4 tahun gue kuliah komputer, rasanya nggak mungkin prosesor robot sampah ini bisa sampe berevolusi jadi robot yang lebih pintar, juga berperasaan. Terlebih lagi, suaranya bernada! Nadanya sesuai dengan emosi dia. Oh, nggak banget.

Satu lagi, mungkin ini yang emang belum bisa didapet sama semua rumah produksi animasi manapun: setiap bikin animasi, semua udah tampak nyata. But when it comes to human, nggak ada animasi manusia yang almost perfect. It’s still waaay far from real human look-a-like. Manusia-manusia gendut di film ini contohnya, dari segala tampilan animasi yang udah super keren, eeehe! Manusianya jore. Hehehe.

Tapi.. sisanya, emang udah keren banget konsep juga ide ceritanya. Biarpun hampir jadi film bisu, film ini bener-bener powerful di mata orang-orang akan pesan moralnya. Karena ini tipe film tak bersuara, kru Pixar juga abis-abisan nyempurnain body-languagenya… dan yak, emang berhasil loh. Ditambah lagi, #1 di box office, terus penghasilannya $507jutaan (worldwide gross). Gila banget. Nggak usah ditanya lagi, film ini emang laku.

It’s really one of the most outstanding movies I’ve ever seen. Also winner of Golden Globe Award.

Lihat trailernya di sini. Ada juga video-video lucu lainnya di sini.

Advertisements

Entry filed under: film.

Madagascar 2: Escape to Africa Per2baris

2 Comments Add your own

  • 1. Arthur  |  December 30, 2008 at 4:34 am

    Emangnya lo kebagian nonton yang udah di-dubbing? Ga seru banget tuh. Gw udah tiketnya gratis, nontonnya 4 hari sebelum premiere. Masih midnite 😀

    Reply
    • 2. greenerz  |  December 30, 2008 at 4:31 pm

      iye. males banget!

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


“I've learned that everyone wants to live on top of the mountain, but all the happiness and growth occurs while you're climbing it.”

%d bloggers like this: