Toy Story

January 13, 2009 at 2:50 am Leave a comment

Baru aja gue nonton Toy Story (pertama). Wakakakak. Padahal tu film dah lama banget. Gue nontonnya jadi serasa nonton sejarah euy. Gimana nggak, di film ini awal mula ‘Genesis’nya film-film Disney-Pixar (DP) beserta krunya yang akhirnya sekarang dah jadi orang-orang terkemukanya dunia animasi. Pertama banget, ada suaranya Randy Newman yang ngisi semua soundtrack film ini, malahan namanya disebut dua kali sebagai ‘Music’ dan ‘Songs Written & Performed by”. Nggak tahu maruk apa emang disebutnya terpisah gitu… hihihi… Terus ada Steve Jobs juga yang ikutan jadi eksekutif producer Toy Story 1 ini. Secara, kalo gak salah pixar tuh keluarannya Apple. Lalu ada Robert Gordon, John Lasseter sama Andrew Stanton, orang-orang BHS film-film DP.

So… ceritanya seperti biasa, simpel dan bermakna. Untuk film pertamanya ini, ngambil inspirasi dari anak kecil yang demen ngoleksi mainan. Yup, anak kecil mana yang gak suka mainan? Mainan Andy ada banyak banget. Ada celengan babi, figuran Woody (sherrif), Mr. Potato Head, Cinderella, tentara-tentara kecil, dll. Nah, kalo si Andy lagi nggak ada, ternyata mainan-mainan tadi itu ‘hidup’. Truz, waktu si Andy lagi ultahan, nyokapnya ngasih satu hadiah mainan baru, Buzz Lightyear, mainan yang sok keren dan ngira dia itu beneran dari luar angkasa, dan pesawatnya (box mainannya) jatuh ke Bumi, dan dia harus kembali lagi ke luar sana. Dia punya laser (LED), dan punya alat komunikasi (stiker) ditangannya. Woody bilang ke Buzz kalo dia tuh sama kayak yang lain, cuma mainan doang, tapi Buzz cuek abis dan gak mo denger. Dia tetep ngira kalo dia itu Space Ranger.

Cerita film ini tentang persahabatan. Bagus buat konsumsi anak-anak bawah 10 tahun (ya iyalah). Animasinya sendiri untuk film tahun 90an udah keren banget. Tapi seperti biasa, karakter manusia (adik bayinya Andy) masih keliatan kartun banget. Tapi namanya belajar, Pixar sekarang dah tambah keren kok ngebuat karakternya jadi lebih hampir sempurna. Kerennya, ceritanya juga lebih berbobot. Hidup Pixar.

Satu lagi, sekedar perbandingan singkat sama film nyata, entah kenapa, film nyata kok lebih banyak salahnya dibanding animasi yah? :p Males ngeditnya kali yah. Kayaknya jarang banget (ato malah nggak pernah) gue liat animasi tuh ada salah di tiap scene-nya (duh apalah bahasanya). Nggak kayak (contohnya) Journey To The Center of the  Earth, contoh film nyata yang sebenernya keren tapi banyak salahnya (kebanyakan take ulang kayaknya, hahaha).

Advertisements

Entry filed under: film.

POTC. At World’s End Toy Story 2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


“I've learned that everyone wants to live on top of the mountain, but all the happiness and growth occurs while you're climbing it.”

%d bloggers like this: