Underworld: Rise of the Lycans

February 7, 2009 at 6:30 pm 2 comments

Hahaha… Gue keluarkan dulu deh satu alasan gue kenapa gue sampe nonton film ini di bioskop (YA, gue nonton di HKC!). Karena gue abis ujian, dan gue dah bosen nonton DVD di dalam layar gak lebih dari 20 inch! Benar-benar nggak puas. Sayangnya, film-film sekarang lagi pada norak-norak semua. Satu-satunya film barat cuma Underworld ini yang lulus seleksi ‘film layak tonton di layar lebar’ selain Brides War. Ya iyalah.

Filmnya nggak beda-beda amat sama film-film bertema sama. ‘Gelap’, penuh monster tak berperasaan, ada juga Vampir yang punya peran baik tapi samar. Si pembuat cerita juga gak ngelupain sama ras yang namanya Manusia. Mereka makhluk-makhluk netral, tapi diburu sama serigala, dan dilindungi sama Vampir (how come?!).

Judulnya Rise of the Lycans juga nggak begitu banyak kasih harapan. Udah ketebak banget berarti ceritanya, si Lycan-lycan ini pernah jadi budak/musnah/sejenisnya, lalu karena satu masalah yang malah membangkitkan semangat mereka, mereka akhirnya bersatu kembali melawan musuhnya. Ah, so boring.

Man, film ini tentang rasisme (beda ras gak boleh nikah), pacaran ‘backstreet’, kesetiaan sama keluarga, dan juga harga diri. Duh, pokoknya ceritanya sumpah basi. Gak usah ditonton deh.

Mulai keliatan basinya waktu si Lycan ternyata pacaran sama anak tertua si pemimpin Vampir. Hmmm, hubungan tersembunyi. Terus, setelah si Lycan dan kawan-kawan berhasil kabur dari perbudakan Vampir, eheee si Lycan balik lagi ke kastil Vampir untuk nyelamatin cewek tercintanya. Waktu nonton di bioskop, serasa mau berteriak, “Boooorrriiingg!!!” Apalagi sebenernya para Lycan tahu kalo si ceweknya itu cuma ‘pancingan’ bapaknya biar si Lycan datang lagi.

Dan… di bagian terakhir, waktu si Lycan akhirnya kalah, lalu datanglah  teman-teman lycan lainnya untuk nyelamatin dia. Adegan ini udah seribu kali tayang di film-film lain (termasuk Lord of the Ring). So, really nothing special. Cuma bedanya: dengan style ‘Underworld’.

Tapiii.. (selalu ada tapinya, hahaha).. Satu yang ngebuat film ini beda adalah… Underworld pertama seharusnya jadi sekuel film ini.

Entry filed under: film. Tags: .

TARA forumers & fans Gathering with Vince Chung Revolutionary Road

2 Comments Add your own

  • 1. Arthur Renaldy  |  February 9, 2009 at 3:33 am

    Baru pertama kali ngerasain prekuel? Jangan cuma nonton kalo gitu. Di game banyak yang ngeluarin prekuel. Contohnya Silent Hill Origins atau Devil May Cry 3. Ceritanya ga kalah seru sama film :p

    Reply
  • 2. greenerz  |  February 9, 2009 at 7:51 am

    iye, baru nonton..hehe

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


“I've learned that everyone wants to live on top of the mountain, but all the happiness and growth occurs while you're climbing it.”

%d bloggers like this: