Biar bisa menang penghargaan film

February 9, 2009 at 7:50 am Leave a comment

Hmmmm hmmmm hmmmmm!!!

Setelah liat Slumdog Millionaire yang menang Golden Globe Award tahun ini membuat gue bertanya-tanya tentang apa yang jadi standar satu film biar bisa menang berbagai penghargaan film. Soalnya, enggak cuma teknologi elektronik yang selalu punya inovasi baru, tapi film juga. Pada dasarnya, emang semua produk butuh hal yang baru yang unik, menarik, lebih enak dipandang, menguntungkan produsen dan konsumen, bla bla bla. Kalo segi film, semua ide cerita udah pernah di’convert’ dari cerita doang sampe jadi film. Dari film perang kayak Full Metal Jacket, film drama panjang kisah nyata kayak Titanic, film perang yang lebih pribadi kayak Enemy at the Gates, film komik kayak Spiderman, film yang full cinema entertainment kayak Transformers, film novel thriller kayak The Mist, film novel (penyihir)
fantasi kayak Harry Potter, film novel aneh lainnya tentang cincin kayak the Lord of the Ring, film kartun keluarga kayak Finding Nemo, film animasi kocak kayak Shrek, film super drama kayak An Unfinished life, film drama rada aneh kayak The Curious Case of Benjamin Button, film demonstrasi kayak The Battle of Seattle, film guru dan muridnya ditengah-tengah gejolak rasisme juga gangster kayak The Freedom Writers, film yang ‘sengaja bikin bingung penonton’ kayak The Eternal Sunshine of a spotless mind, film masa depan kayak i Robot, film tentang kota tersembunyi kayak City of Ember, film tentang cewek jagoan kayak Elektra, dan maaaaasiiih banyak lagi. Rasanya semua ide cerita yang mereka pikir bisa bikin penonton ‘wah, filmnya keren’…udah pernah dibikin semua.

Dan sekarang, film jenis apa lagi yang bisa bikin penonton ter-‘wah filmnya keren’ lagi? Coz semua ide cerita udah pernah dibikin. Penonton udah mulai bosen nonton drama cinta yang kisahnya begitu-begitu lagi, penonton udah mulai gak ketawa lagi nonton Scary Movie, gue sendiri dah gak pernah beli film perang lagi karena yaaa ujung-ujungnya, cerita itu-itu juga (dulu tentang WWI/WWII, terus beralih ke Vietnam, dan sekarang tentang perang Irak – ya sesuai perkembangan jaman aja).

Tahun ini… yang menang GGA itu Slumdog Millionaire, tentang anak India yang miskin abis, tapi dia ikutan Who wants to be a Millionaire. Di film ini sutradara ama DOPnya emang keren  menurut gue. Mereka berhasil ngambil gambar kehidupan ‘pinggiran’ India dengan baik. Yup, sesuatu yang baru di Hollywood. Apalagi India emang lagi naik daun. Rasanya, film tentang India ini jadi keren banget.

So, gue mengambil kesimpulan, kalo mau filmnya menang di salah satu penghargaan film, buatlah film tentang kehidupan seseorang di suatu negara lain selain Amerika, Inggris, dan Meksiko. Karena tiga negara tadi udah sering banget jadi ‘backstage’. Perlihatkan negara-negara lain kayak Africa (Blood Diamond), dan Eropa (Before Sunrise). Coba kalo Dreamworks bikin cerita dengan background kehidupan orang Bali, atau salah satu kisah nyata
kerusuhan Sampit… Hahahaha… Pasti keren banget tuh dan bisa jadi masuk nominasi Oscar, malahan menang Oscar.

oh oh… gue jadi dapet ide cerita, gimana kalo bikin film yang ‘inspired by a true story’ tentang salah satu kehidupan TKI di Malaysia. Waaah, bakal keren tuh. Dari kehidupannya belajar jadi TKI, terus dikirim ke Malaysia, dan di sana, dia malah disiksa, dst dst, sampe akhirnya kasusnya dimajuin ke sidang, dan akhirnya dia selamat lagi ke Indo. Ato apalah endingnya… Ato nggak endingnya malah yang kasusnya dia jadi ngegantung gitu karena TKI
kurang diperhatikan oleh negara. Hehehehe. Yaaa gitu deh.

So…all i’m saying is. PH yang buat Slumdog Millionaire emang pinter berbisnis. India juga sekalian bisa promosi, “Indiaaaa, incredible Indiaaaa!!!” Hihihihi…!

Entry filed under: film. Tags: .

Revolutionary Road Night

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


“I've learned that everyone wants to live on top of the mountain, but all the happiness and growth occurs while you're climbing it.”

%d bloggers like this: