W

February 20, 2009 at 12:30 am Leave a comment

Nyeritain seorang pria yang bapaknya punya jabatan penting di salah satu negara bagian Amrik – gubernur Texas.. Hidupnya bisa dibilang lumayan enak dan ‘hidup ini tak sulit’. Kalo mo kerja tinggal minta ke bokap, malah gak usah dimintain juga udah dicariin ma bokapnya. Sampe suatu hari bapaknya udah capek dan bosen ngeliat si anaknya ini (panggilannya Junior), yang kerjaannya gak pernah tetap, dan bermasalah melulu.

Akhirnyapun Junior ‘terbuka pikirannya’ dan mau nunjukkin ke bapaknya kalo dia bisa, dia mampu. Dia ngikutin bapaknya, kerja dipemerintahan.

Beberapa tahun kemudian, si bapak akhirnya terpilih jadi Presiden, dan ya, bapaknya termasuk salah satu presiden terbaik di Amerika. Tapi setelah habis masa pemerintahan bapaknya, lalu PEMILU lagi, bapaknya nggak kepilih lagi. Seluruh keluarganya kecewa, tapi apa boleh buat juga, lagipula bapaknya juga udah tua.

Nah, dari situlah Junior ‘terbuka lagi pikirannya’ untuk mencalonkan diri jadi Gubernur Texas, ngikutin bapaknya dulu. Sampai akhirnya, beberapa tahun kemudian, Junior berhasil ngikutin jejak bapaknya jadi Presiden Amrik juga.

Gini nih asiknya jadi pekerja film. Gak cuma bikin film khayalan masa depan, film dokumentasi global warming, film sejarah WWII, film fantasi kayak Harry Potter, film komik, film drama, film horor, tapi juga bikin film tentang orang penting yang hidupnya udah ngebuat heboh satu Planet Bumi: George W. Bush. Presiden Amrik sebelum Obama.

Sineas Hollywood belum puas juga mau nunjukkin ke orang-orang kejelekan-kejelekan masa kepresidenan Bush lewat film-film mereka. Apalagi setelah kejadian 9/11 beberapa tahun lalu. Diawali sama Michael Moore dengan dokumenter Fahrenheitnya (perang ke Irak), trus ada Hacking Democracy (ternyata Pemilu masa Bush mencurangi hasil voting rakyat), sampe salah satu film favorit gue, Taxi to the Dark Side (Bush dkk yang ‘ngomong doang’ soal bagaimana POW mereka diperlakukan), dan terakhir film W ini, yang bener-bener nunjukkin kejelekan Bush secara pribadi. Wah keren banget. Hahaha. Coz kalo dari semua film bertema sama (antiBush film), cuma ngasih liat kejelekan dari cara kerja Bush dan konco-konconya. Tapi ini… ‘nembak’ Bush dari kehidupan pribadinya. Nunjukkin kalo sebenernya, dari sononya emang si Bush gak pantes mimpin satu negara (super power pula!).

Ah, gue mo protes lagi ah tentang casting. Bayangin aje, pemeran Juniornya tua banget. Bahkan kakaknya, Jeb, bisa keliatan banget lebih muda dari pada Junior. Para make-up artist bener-bener pada musti belajar sama kru film The Curious Case of Benjamin Button. Lalu, nonton film ini rada nguantyuk. Ya, gimana lagi emang. Nama’e juga drama.

Entry filed under: film. Tags: .

The Lazarus Child Purwakarta-Bandung Day 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


“I've learned that everyone wants to live on top of the mountain, but all the happiness and growth occurs while you're climbing it.”

%d bloggers like this: