The Strangers

March 3, 2009 at 1:02 pm 2 comments

Kisah inspired by true stories ini murni fiksi. Namanya juga cuma ‘inspired’. Diinspirasikan oleh kisah-kisah pembunuhan di Amrik yang banyak juga kasusnya gak terselesaikan. Cerita film The Strangers ini cukup menarik dan gila, karena motif pembunuhannya ‘iseng doang’, tapi niat abis.

Pemain utamanya si Liv Tyler. Ceritanya sendiri tentang sepasang cewek-cowok yang baru balik dari acara nikahan temennya, dan mereka nginep di rumah musim panasnya si cowok. Lokasi rumahnya sebenernya (kalo film ini bukan thriller) indah, sejuk,  di pedaleman, hijau, tipe rumah gue banget deh. Tapi khusus di film ini, jadinya serem.

Jam 4 pagi, mereka kedatengan orang. Cewek yang ‘nyasar’ nyariin temennya, Tamara. (Spoiler) Padahal si cewek itu sebenernya ‘survey’ rumah yang bakal di ‘kerjain’. Di sinilah teror mulai terjadi. Tujuan mereka mau membunuh si pemilik rumah, tanpa maksud dan tujuan yang jelas, tapi beneran cuma ‘iseng’, karena mungkin hobi doang. Anjrit banget dah.

Buat gue yang bukan pecinta film beginian sih, film ini dah bikin gue dag-dig-dug. Hahaha…

Salah satu bagian yang gue suka itu waktu si Liv Tyler lagi coba nyalain radio (peralatan HT)nya bokap pacarnya itu. Dia lagi nyari-nyari sinyal, dan manggil-manggil orang di radio, eeh, yang bales nge-Halo malah salah satu dari The Strangersnya. Suaranya merdu gitu lagi, “Hello..!” Haha, gila banget. Bener-bener satu malam penuh teror.

Tapi ada beberapa keanehan dari film yang sebenernya gak perlu ditayangin. Kayak, pas pertama, ada potongan audio penelpon cewek sama CS-nya 911. Minta tolong karena dia habis menyaksikan satu pembunuhan kejam.  Penonton kira, pasti itu spoiler singkat untuk film ini. Ternyata, setelah gue tunggu-tunggu bagian teleponan si Liv Tyler sama 911, gak ada sama sekali.

Yang kedua, pas bagian paling terakhir. Bener-bener gak penting deh. Haha. Mengapa juga si Liv yang udah mati harus hidup lagi? Padahal kan ini bukan film horor Indonesia. Dan juga ini bukan film horor (baca: setan), tapi ini film thriller pembunuhan. Hmmmm!!!! Mungkin maksud si sutradara adalah: Liv Tyler masih hidup, dan waktu ada anak-anak kecil yang nyamperin dia, dia masih shock dan kebangun terus teriak. But, hell… Rasanya gak mungkin banget seseorang yang udah ditusuk beberapa kali dibagian vital tubuh (lambung, jantung, dll) dan darah udah keluar banyak, tapi dia masih hidup.

Sayang bener, jadi terlalu fiksi.

Setelah nonton film ini gue jadi nyanyi-nyanyi melulu: “Stranger by the day…” lagunya sapa teh? hehehe…

Advertisements

Entry filed under: film.

Jan-Feb Sepuluh: versi greenerz

2 Comments Add your own

  • 1. [A]  |  March 12, 2009 at 2:39 am

    yah… setelah baca review ini kok gue jd nggak begitu antusias buat nonton ya 😦

    Reply
    • 2. greenerz  |  March 13, 2009 at 2:28 am

      hmmmm… mungkin memang bukan tipe film yang lu suka?

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


“I've learned that everyone wants to live on top of the mountain, but all the happiness and growth occurs while you're climbing it.”

%d bloggers like this: