Les Piano lagi

April 19, 2009 at 7:51 am Leave a comment

Waaah, akhirnya hari ini, setelah beberapa bulan (sok) sibuk sama urusan-urusan gak jelas tapi sangat menyenangkan, gue mulai ngajar piano lagi. Tadinya murid gue ada 2 orang, yang satu belajar piano sama biola, yang satu lagi belajar piano aja. Tapi, mungkin karena gue dianggap gak bisa ngajar biola (wekwek), jadinya dia berhenti les biola sama gue. Piano aja. Tapi berkat selalu dateng ke gue (amiiin). Beberapa minggu lalu, ada yang minta gue ngajarin anaknya piano. Umurnya masih 5 tahun, kalo di sekolah tuh masih TK kelas nol kecil. Hihihi…

Jadilah pagi tadi gue ngajar si Key, murid piano paling kecilnya gue. Beda sama dua murid gue sebelumnya yang kalo lagi belajar pecicilan ke sana – ke mari, si Key adem ayem aja, dan wow… she’s learning fast. Gue tadinya cuma nyiapin tiga halaman untuk belajar hari ini. Pelajarannyapun gampang banget (menurut gue). Setelah googling, gue dapet inspirasi untuk ngajar. Jadi, untuk pemula banget kayak Key, gue kenalin not-not di piano. Ada yang hitam, ada yang putih, dll… Kira-kira beginilah pelajaran piano tadi (sapa tahu bisa berguna):

  1. Perlihatkan semua balok-balok hitam dan putih di piano. Kasih lihat kalau ternyata sangat mudah membedakan hitam dan putih di piano. Perlihatkan ada dua hitam, dan tiga hitam dari ujung tengah hingga paling kanan.
  2. Tunjukkan semua nada C yang ada di piano. C itu ada di semua bagian dua hitam.
  3. Ajarkan penjarian. Jari satu (jempol), dua (telunjuk), tiga (tengah), empat (manis), dan lima (kelingking). Berlaku sama untuk kiri dan kanan.
  4. Contohkan di mana nada C, D, E, F, G, A, B, C dengan metode penjarian tadi.
  5. Berlatih menekan balok-balok piano dengan benar, walaupun masih akan kaku sampai beberapa pertemuan selanjutnya. Tujuannya agar terbiasa saja. (Jangan dipaksakan harus benar sempurna, karena mereka masih kecil, dan jari-jarinya juga masih imut-imut, emang belum nyampe :p)
  6. Berlatih membaca angka yang ditulis di buku latihan. Kalo di kertas latihan yang gue print, gue ketik seperti ini:

1          2          3           4          5

1          1          2           2          1

2         2          3            3         4

Yang di atas hanya contoh saja. Jadi, angka satu maksudnya dia tekan jari satu (jempol) di piano, angka dua maksudnya dia tekan jari dua (telunjuk) di piano, dan selanjutnya.

Untuk pertemuan pertama ini belum diajarin not balok. Mungkin mulai minggu depan.

Nah, setelah kasih les si Key, datanglah dua murid gue yang lain. Kakak-adik yang gak bisa diem. Hehehe. Dua anak ini bener-bener tantangan buat gue. Secara, kalo mereka nge-les tuh kebanyakan mainnya daripada belajarnya. Mereka juga semaunya aja, dan pengen cepet selesai.

Anak-anak kayak mereka musti dikasih lagu-lagu unik dengan cara-cara yang unik. Sebenernya guru kayak gue gini gak cocok banget karena gue orangnya mentok ide dan gak punya karisma (halah) buat ngajar. Tapi tadi gue lagi nginget satu lagu masa kecil gue, di mana sepanjang lagunya dari awal sampe akhir cuma tekan yang not hitam aja. Eh, ternyata mereka seneng gue ajarin begitu. Hahaha. Tapi udah sampe situ aja, selanjutnya gue keabisan ide.

Begitulah, that’s why I really need inspiration or another piano books for beginners. Anyone can help?

Entry filed under: hari ini. Tags: .

capek juga Unwritten

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


“I've learned that everyone wants to live on top of the mountain, but all the happiness and growth occurs while you're climbing it.”

%d bloggers like this: