Drag me to hell

June 6, 2009 at 3:32 pm 4 comments

Pas nonton trailernya, ada dua pilihan bergeming di kepala gue; gue pengen nonton, dan aaaah… I would never watch this movie.

Tapi kemaren (Jumat), setelah nonton gratis Terminator Salvation, gue langsung diajak nonton lagi. Nontonnya film ini. Yep, gue lagi pengen nonton horor, jadinya mau aja gue. Dan ternyata yang nonton juga rame loh. Hahaha.

Ceritanya tentang satu cewek yang dapet kutukan gitu, dan ini kisahnya dia, usaha dia biar terlepas dari kutukan itu. Seru juga filmnya. Soalnya, pas nonton tuh satu studio heboh barengan. Yang pas kagetnya lah, jijiknya lah… Hahaha…

Gue suka banget sama visual efeknya. Tapi sayangnya, mereka bikin filmnya nanggung. Serasa cuma niat pas awal film doang. ‘Sesi’ perkenalan filmnya (cerita, karakter, dll) bagus banget. Tapi loe akan mulai terbiasa dengan adegan kaget-kagetannya, sampe loe cuma fokus akan kejijikan-kejijikannya doang (alias gak serem lagi). Dan bagian endingnya…. huh…. kali ini beneran gue bisa bilang: mengecewakan.

Bandingkan bagaimana kerennya si anak kecil (di awal film) di ‘drag to hell’ di dalam rumah itu. Tapi di bagian akhir film, saat si (sorry spoiler) Christine dapet giliran di ‘drag to hell’, sangat tidak ‘lebai’ dan mmm…. yah… gagal deh. Masak dia yang ada di bawah kereta bisa gak langsung mati (terseret), masak orang-orang gak ada yang nyadar dia jatuh ke rel kereta api trus di seret sama iblis-iblis itu pula. Lalu.. sudah. Beres.

Entry filed under: film. Tags: .

huaaaaahh!!! Pakuan Ekspresss

4 Comments Add your own

  • 1. Reevo  |  June 7, 2009 at 4:04 am

    trailer nya aja bikin gue SHOCK banget

    Reply
  • 2. greenerz  |  June 7, 2009 at 1:02 pm

    hahaha.. samaaa..

    Reply
  • 3. Onyonigus  |  June 10, 2009 at 10:21 am

    Udah ketebak banget amplopnya bakalan ketuker pas jatuh di mobil itu. Tapi untuk tingkat kejijikan gw kasi 4 dari 5 bintang deh.

    Reply
  • 4. greenerz  |  June 10, 2009 at 2:16 pm

    hahahaha… itu dia yang bikin film ini jadi tak layak dibilang film horor. tapi film jijik… :))

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


“I've learned that everyone wants to live on top of the mountain, but all the happiness and growth occurs while you're climbing it.”

%d bloggers like this: