Antara aku dan…

June 24, 2009 at 4:03 pm 1 comment

[Senin kemarin]

Okay… I’m gonna spread this secret all over the internet. Geezzzz… Ahahaha…

So here’s the story.

I was in a hurry. I planned a lot of things to do for today, but I think I wouldn’t have enough time. Say.. like.. now, I should be in the internet cafe right now. But I’ve got some… Well okay, I’ll just tell you the main story.. :p

Jadi gue tadi baru beres-beres rumah, nyapu, dan… berencana mau masak. Untuk ukuran cewek yang seharusnya pinter masak, gue jauh dari kata-kata pinter. Untuk dibilang seenggaknya ‘bisa masak’ aja diragukan. Hahaha. Tapi karena di rumah lagi gak ada orang, cuma gue sendiri. Yaaa, gue lah yang harus masak.

Nah, gue membuka kulkas dan menemukan sebatang ’emas murni’ – satu plastik buncis. Hell yeah. Satu sayuran yang paling sering gue tumis dan hasilnya selalu enak. Gue langsung ke dapur, ngerobek plastiknya dan seperti biasa, gue pilih satu-persatu dulu dan dipindahin ke tempat lain. Dipilihin supaya gue pisahin mana yang bolong atau ‘mencurigakan’ dan yang bersih. Setelah kira-kira 5 batang buncis bersih gue pindahin, yang ke-enam gue lihat ada ‘sesuatu’ yang menempel. Oke, tenang. Otomatis gue menenangkan diri sendiri.  Makhluk kecil kira-kira 2 cm itu warnanya mirip banget sama buncis. Saking warnanya sama, gue berpikir tu ulat bisa kamuflase. Ulatnya masih full body dan masih terlihat sehat. It looks alive, too. Eergh!!!

Badan gue dari atas ke bawah merinding, tapi tetep sok cool.
Jadi, tu satu batang buncis gue bawa dan mau gue buang ke tempat sampah ‘organik’ di luar rumah. Tapi karena terlalu jauh (gue harus ke luar rumah dulu ngelewatin ruang makan dan ngelewatin jemuran, bla bla bla..), jadinya gue lebih milih ngebuka jendela ruang makan, dan gue langsung gue buang.

Gue langsung tutup lagi jendela itu, terus balik badan. Nggak kembali ke dapur, tapi ke ruang TV. Entah kenapa, badan gue tambah merinding lagi dan barulah di situ gue teriak, “Gob***!!! Bego..bego..bego!!!”

Pantesan perasaan gue dari tadi buruk aja. Dari tadi gue udah gak enak hati, masak-enggak-masak-enggak? Ternyata emang ada ulatnya.

Dan yaaa… sekeren apapun gue (halah)… Gue jijik sama satu binatang kecil (dan sejenisnya) yang bernama ulat dan cacing. Gue gak takut/jijik sama  kecoa, tikus, laba-laba, cicak, ato kodok, bahkan ular… tapi ulat… oh, please no! Ngeliat ulat aja gue udah merinding. Wakakakak.. Makanya nyokap suka ledekin, “Suka kemping tapi takut ulat.”

Sooooo goddamn embarssing. Hahaha…

Ya, itulah kisah antara gue dan ulat.

Entry filed under: hari ini. Tags: .

No Internet :( Transformers 2: Revenge of the Fallen

1 Comment Add your own

  • 1. Arthur Renaldy  |  June 25, 2009 at 12:40 pm

    Masih wajarlah karena lo cewe dan urusannya antara lo dan si ulat.
    Kalo gw kan malu-maluin antara gw dan motor dan mobil :p

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


“I've learned that everyone wants to live on top of the mountain, but all the happiness and growth occurs while you're climbing it.”

%d bloggers like this: