Up

July 30, 2009 at 4:56 pm Leave a comment

Kerennya Pixar tuh selalu ngebawain cerita yang bener-bener beda banget sama film-film produksi sebelumnya(kecuali untuk Toy Story). Tapi sisa film-film Pixar bener-bener ‘tubrukan’ idenya; ada monster yang punya kerjaan ngumpulin teriakan anak kecillah, kumpulan serangga sirkuslah, tikus yang jago masaklah, mobil balap yang nyasarlah, dan sekarang… bapak tua dan anak kecil yang pergi ke suatu tempat impian… dan ada anjing-anjing gak jelas yang bisa bicara… haduuuh… hahaha…

Begimanapun variatifnya ide-ide cerita Pixar, satu ciri khas film-film Pixar ada di cuplikan-cuplikan kecil yang mungkin orang-orang nggak bakal ‘ngeh’ kecuali loe pecinta film Pixar sejati. Contoh di Up, pas si Bapak tua mau ngelempar satu Bola ke anjing-anjingnya Muntz, terus anjing-anjingnya yang langsung teriak, “Mau, mau, mau, mau!!!” Mirip banget sama salah satu adegan di film Finding Nemo. Selain adegan itu, gue gak liat hal lainnya yang mirip ato ada hubungannya sama film Pixar sebelumnya (ato mungkin belum ngeh).

Film Up sangat menyentuh hati, euy. Selipan kenangan-kenangan Ellie di antara komedinya boljug… Lumayan bikin gue meneteskan air mata beberapa kali.. Hihihi… Gue juga suka banget sama si Russel. Karakternya rada beda. Dia tuh bule bukan, asia juga bukan (baca: campuran :p). Liat ajah, matanya rada mata asia gitu. Dan yang pasti… dubbernya pas banget… Imutz! Aaah… jago, jago! (waaah, jadi pengen ikutan liat kalo Pixar lagi casting pengisi-pengisi suara)

Tapi… nonton film kartun tuh (apalagi Pixar), excited tapi gemes juga. Apalagi Up itu tipe film setengah ‘khayalan’. Setengah kisahnya tentang kehidupan  sehari-hari di dunia nyata (bukan monster ato mobil), dan setengahnya lagi tentang rumah balon yang terbang ke tempat jauh dan selamat dari berbagai macam kondisi cuaca. Rada basi juga ngeliat Russel yang kok bisa-bisanya ketemu Kevin, yang ternyata emang udah diincer lama sama Muntz. Dan… how come gitu loh, seorang bapak (yang di masa mudanya juga bukan tipe-tipe Ade Ray yang rajin nge-gym), tapi di masa tuanya dia bisa nahan tu ‘rumah balon’ selama berhari-hari, cuma pake tali doang. Yang ada juga si bapak kebawa terbang. Hahaha.

Mungkin perkiraan gue salah, karena trailernya tentang si bapak dan rumah itu. Tapi di filmnya, walaupun si rumah punya peran penting, gue ngira bakalan banyak ada adegan petualangan di rumah itu… mungkin di udara… tapi ternyata, petualangannya di darat. Trus ketemu anjing-anjing yang bisa ngerespon bicara lewat kalung-kalungnya! How come?! Dari mana anjing-anjing itu?! Perasaan, si Muntz juga udah pergi dari dataran Amerika Utara ke Selatan sejak bertahun-tahun lalu… darimana dapet kalung keren berteknologi tinggi itu? Dalam jumlah banyak pula…

Pada akhirnya cuma bisa bilang… ya, namanya juga film. Kalo begini kan, beneran film Pixar favorit gue. Kalo mo khayalan, ya full khayalan lah, kayak Monsters Inc. ato The Incredibles, hehe…

Yaaa begitu deh. Tapi, tetep, gue pengen nonton 3Dnya. Katanya juga, Toy Story 1 & 2 bakal dirilis ulang tapi versi 3D… Kalo Monster Inc. sama Finding Nemo ditayangin lagi.. gue juga masih mau banget nonton… I miss Nemo and Mike Wazowski!😀

Entry filed under: film. Tags: .

29 Juli Novel VS iPhone

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


“I've learned that everyone wants to live on top of the mountain, but all the happiness and growth occurs while you're climbing it.”

%d bloggers like this: