Sekilas Manado

October 11, 2009 at 9:13 am 72 comments

Memang, tadinya gue meremehkan.

Gue orang Jakarta, dan berencana mau pindah ke Manado. Dua hal yang gue sering denger tentang Manado itu, pertama, orangnya kebanyakan gaya, dan kedua, Manado itu kota yang mahal. Yang ada di pikiran gue, orang Jakarta juga banyak gayanya, dan semahal-mahalnya kota di Indonesia, mahal mana sih sama Jakarta? Ato seenggaknya sama lah biaya hidupnya… Tetapiiiii….

Manado ini adalah salah satu kota kecil yang berpotensi besar karena orang-orang mengharapkan sesuatu yang besar dari kota ini. Salah satunya karena ada Pulau Bunaken dan Manado itu salah satu kota besar di Indonesia. Ada satu jalan besar di Manado yang panjang dari ujung ke ujung, namanya jalan Boulevard. Sepanjang pinggir jalan Boulevard itu berdiri mall-mall terbaik kota Manado beserta ruko-rukonya. Pokoknya cuma mall dan ruko. Ada Mega Mall, ada Manado Town Square, ada Bahu Mall, dan ruko-ruko tambahan di setiap kompleksnya. Beberapa tahun lalu, Boulevard ini sebenernya adalah laut. Tapi ditambahin tanah sama pemkotnya, trus dijadiin jalan besar, dan bahkan sampe ada Mall… Sekitar 100-150 meter ke arah laut. Gila, tapi.. bener udah jadi. Jadi, di kota ini udah nggak ada yang namanya pantai lagi. Udah direklamasi. Jadinya ujung-ujung dataran Mall-mall tadi dibatasin sama batu-batuan besar untuk misahin laut sama kota.

Udara kota Manado ini panas banget. Mataharinya kerasa terik banget, dan beneran bikin keringet sampe keringetan banget. Tipe panas yang ‘nggak banget’ deh. Kalau nggak dapet tempat kerja atau sekolah yang gak berAC, bakalan kesiksa banget.

Listrik di kota ini fully supported by the Tondano Lake. PLTA soal’e. Tapi itu jadi kekurangan kota ini. Waktu musim kering, jadi sering mati lampu.

Nah, kalo kehidupan orang-orangnya juga rada unik. Mereka demen yang namanya shopping, shopping, dan shopping. Gosh… Gak pernah gue liat orang-orang sebanyak ini gila shopping. Mereka sangat konsumtif, tapi nggak produktif <—- tu peribahasa gue buat mereka. Keliatan banget waktu lebaran kemaren. Wuaaah, liburan dan yang lagi diskon sampe 70an%… Selama seminggu, semua mall ramai banget didatangin orang-orang. Dan hampir semua pulang dengan rata-rata 2 jinjingan.

Kehidupan hari Minggu di sini sangat sepi. Karena kebanyakan orang Kristen, banyak yang tutup toko-toko mereka full sehari. Ngejadiin ni kota mati kalo hari Minggu. Bahkan warung makan sekalipun. Paraaaaah (sampe tadi pagi gue kebingungan mo nyari nasi putih di mana).

Akomodasi
Nah, soal biaya hidup… di sini emang butuh duit banyak. Untuk kost, minimal 300.000, ini harga untuk tempat yang ‘manusiawi’. Tapi cuma kamar kosong, nggak dikasih kasur, tempat tidur, lemari, meja. Tapi tadi gue liat kost, ada juga yang harga Rp. 350.000 udah termasuk tempat tidur sama meja. Biasanya, kalo mau kost yang enak udah isinya (tempat tidur, lemari, meja), mulai dari harga Rp. 500.000 ke atas, dan udah di daerah tengah kota (Sam Ratulangi, Boulevard). Kalo kamar mandi dalam bisa Rp. 600.000 ke atas, dan kalo pake AC bisa Rp. 1.000.000 ke atas.

Transportasi
Standar. Rp. 2000, per sekali naik angkot. Dan biasanya dari sono ke sini bisa cuma sekali naik angkot doang, karena Manado tuh nggak gede-gede amat kotanya. Ke Airmadidi aja cuma Rp. 3500, dari terminal Pal 2.

Konsumsi
Ini dia bahan pembicaraan paling hot kalo pertama kali tinggal di Manado. Minimal makan di warung bisa Rp. 10.000,- Belum sama minumannya. Pertama kali ngekost, dan malam pertama cari makanan, gue nyari warung, dan mereka jual nasi goreng. Ternyata harganya Rp. 12.000,- Karena sakit hati, akhirnya besok malamnya gue langsung ke Solaria yang harganya nggak jauh beda. Jadi, dalam sehari, siapkan budget minimal Rp. 50.000 untuk 3 kali makan (udah bawa Aqua sendiri :p ).
Jadi, lebih baik masak sendiri di kosan. Orang-orang sini biasanya beli bahan-bahan makanan di hypermart atau Multimart. Harga di multimart nggak jauh beda sama yang di pasar. Tapi dengan masak sendiri di kosan juga harus tambah budget untuk beli peralatan masak sendiri (panci, wajan, codet, talenan, minyak tanah untuk kompor minyak, juga piring, sendok, garpu). Ada kosan yang nyediain kompor minyak, tapi biasanya orang-orang kosan punya kompor minyak sendiri. Tapi tetep, peralatannya harus beli lagi. Oh iya, wajib juga punya rice cooker, karena hari Minggu, warung-warung makan juga rata-rata tutup.

Komunikasi
Rata-rata orang sini pake kartu Simpati.
Warnet di sini mahal euy perjamnya.
Harga pulsa tinggal tambah 2000 dari pulsa yang mo dibeli. Misalnya beli Rp. 5000, dijual Rp. 7000.

Itu deh sekilas tentang kota Manado, bisa diperkirakan sebelum dateng ke sini perlu budget berapa untuk kost. Pada intinya buat gue, hidup di sini agak sulit, dengan gaji yang rata-rata juga nggak sesuai sama biaya hidup.

Tapi, bersyukurlah kalian yang udah kerja di Manado tapi penghasilannya sesuai dengan minimal kebutuhan hidupnya. Semua jadi nggak masalah. Hehehe…

Entry filed under: hari ini. Tags: .

Manado: Tur Danau Wekwekwek

72 Comments Add your own

  • 1. Just Me  |  November 14, 2009 at 9:28 am

    Thanks.. buat sharing nya..
    Gw lahir dan besar di Jakarta dan bakalan pindah kerja ke Manado..

    Salam kenal..!!

    Reply
    • 2. greenerz  |  November 20, 2009 at 8:33 am

      salam kenal juga… :D
      wah, sama dong, lahir dan besar di jkt, baru pindah ke manado..hehe..
      selamat berjuang yaaa… :D

      Reply
  • 3. siti  |  December 12, 2009 at 10:27 am

    wow !
    bguna skali nih postingan :)
    pengen cri kja d manado sih, tpi kok jadi ciut yaa setelah ngitung2 biaya hidup?? :(

    Reply
    • 4. greenerz  |  December 16, 2009 at 2:11 am

      kalo di kota Manado begitulah…

      Reply
  • 5. bayusatya  |  January 19, 2010 at 9:33 am

    sama mas gw juga org jakarta dan baru mo dipindahin ke manado tgl 1 feb…kayaknya perlu bikin paguyupan org jakarta nih biar gak berasa sepi sendiri di kampung orang

    Reply
    • 6. greenerz  |  January 20, 2010 at 10:21 am

      Wohoho… boleh-boleh. nanti kontek-kontek via e-mail ya. Thanks reply-nya. Welcome to manado in advance.

      Reply
  • 7. tio  |  April 14, 2010 at 5:01 pm

    aku orang surabaya pingin juga ke manado. Tapi kok jadi kecil hati biaya hidup di sana mahal…

    Reply
  • 8. tio  |  April 14, 2010 at 5:06 pm

    kira-kira aku bisa gak ya hidup di sana???

    Reply
    • 9. greenerz  |  April 17, 2010 at 10:27 am

      hidup mah pasti bisa. berjuangnya mau gak? :D
      setelah survey ke beberapa orang dari beberapa pulau di indonesia, ternyata harga di sini juga standar kok. Ini masalah karena kehidupan paling murah emang terdapat di pulau jawa kayak’e… hehehe…

      Reply
  • 10. zacknesia  |  May 26, 2010 at 3:45 pm

    itu di daerah mana bos??? soal na tgl 12 juni,ane mw k manado ada tugas dari kampus… ane lg bingung nyari kos-kosan/pnginepan untuk 8 orang.. bisa di bantu info na

    Reply
    • 11. greenerz  |  June 4, 2010 at 4:16 am

      oh ya? bagus lah…
      penginepan murah ada hotel wisata di jalan Sam Ratulangi. Banyak kok hotel-hotel murah, ato kos-kosan. Tapi kalo di kota manado emang kosan agak mahal sekitar 500-600ribuan yang udah sediain kasur lemari. kalo 300ribu cuma kamar aja.. dari kampus mana?

      Reply
  • 12. henry  |  June 2, 2010 at 3:11 am

    thats good..
    thanks infonya
    klo di daerah minahasa seltan sama aja kah??
    gw diterima kerja neh, di tambang emas..gjinya sktr 6-7 juta..
    its worthed kah???
    thnks

    Reply
    • 13. greenerz  |  June 4, 2010 at 4:17 am

      wah ga tau ya kalo di minahasa selatan. saya di minahasa utara. i think gaji 6-7 juta very worthed.
      kerja di pedaleman kan gak makan banyak biaya. kecuali di kota-nya.

      Reply
  • 14. Tri Kartika S  |  July 24, 2010 at 1:04 pm

    thanks banget
    dgn baca info n pengalaman mas diatas q punya gambaran besok selama kira2 1 bulan di manado
    bulan agustus 2010 ni tika juga mau kesana da tugas kampus
    mau tanya bagaimana keadaan di manado pada bulan ramadhan?
    cz kayaknya tika kesana pada bulan ramadhan gt?
    sulitkah cari makan untuk sahur jam 2pagi gt?
    terimakasih

    Reply
    • 15. greenerz  |  July 29, 2010 at 1:05 pm

      sori, aku belum pernah cari sahur pagi-pagi. mungkin sebaiknya persiapkan dulu dari malam. tapi jangan lupa sama temen-temen yang udah ada di sini duluan ‘survey’ ke warung-warung terdekat.

      Reply
  • 16. Anisa  |  September 17, 2010 at 9:30 am

    Pengen pulang manado euy..,
    istilah keren org manado ‘lebih baik kalah nasi drpd kalah aksi’
    artinya biarpun perut kosong yg penting terlihat keren.., biar ngak makan yang penting gaya..,hebat euy

    Reply
    • 17. greenerz  |  September 30, 2010 at 1:58 pm

      haha.. iya banget… gue juga bingung. di sini orang-orang makan terus. gue di jakarta makan susah, di sini biar susah juga pasti ada makan… hahaha

      Reply
  • 18. nthn  |  September 23, 2010 at 4:10 pm

    thx bgt infonya.
    sedikit mengorek ttg informasi cara dan gaya hidup di Manado..

    Aku brencana kerja, dan penempatannya di Manado.
    Doakan ketrima gan,
    Saatnya mencoba perjuangan hidup di Mando

    Reply
  • 19. Bishma  |  October 21, 2010 at 3:30 am

    Thx banget nih infonya…
    Kebetulan hari ini gw baru dpt offering letter utk kerja dsana.
    Jadi bisa buat referensi…
    Tapi gw mau tanya donk, toleransi kehidupan beragama dsana gmn sih?? Krn kan dsana setau gw mayoritas non-muslim…\

    Rgrds,

    Reply
    • 20. greenerz  |  November 4, 2010 at 6:59 am

      iya.. tapi di sini hidup keagamaannya sangat ditoleransi kok… asik deh. gak pusing soal agama. di sini banyak kampung islam juga kok.
      asal jangan heran, di mall emang biasa pasang musik-musik rohani. di angkot juga. malah tempelan di angkot tempelan2 kristen gitu… (cuma mo info biar gak shock, karena gue juga kena terapi shock dulu pas pertama dateng, bingung kok kotanya kristen banget, hehe tapi itulah asiknya tinggal di tempat lain dengan kehidupan yang berbeda… bineka tunggal ika gitu loh… hehe

      Reply
  • 21. greenbucutz  |  October 25, 2010 at 9:00 am

    wahh… gw (katanya) prg mndo karena nyokap mndo . . . emang tuh . . orangnya pada kaya euy(katanya sih)… konsumtif gilaaaaa . . tapi setelah di sono pasti bakal keikud deh..

    selamat menempuh hidup baru… :D

    Reply
    • 22. greenerz  |  November 4, 2010 at 6:55 am

      :p
      tergantung orangnya juga. gue sih biasa-biasa aja ampe sekarang (halah, hihihi)…
      ok deh, tenkyu.

      Reply
  • 23. miyuki  |  January 9, 2011 at 9:45 am

    hy…..

    w antr seneng ma sedih baca ni postingan …. :hikkss

    Bln depan w tugas di manado….. Btw, kost2an di manado campur y cew, cow ?

    Daerah jl. 17 agustus byk kostan gag ? Rmh makan muslim…..gitu ? Pls…infonya…. 1st time nie ke manadonya….

    Reply
    • 24. greenerz  |  January 19, 2011 at 10:15 am

      Sori, gue gak tahu kost-kostan di sekitar 17 agustusan. yang gue tahu sih di situ tempat perkantoran/gedung, bukan tempat kosan. Kosan paling di sam ratulangi ato kampus (unsrat)…

      Reply
  • 25. ferd109  |  February 21, 2011 at 1:11 pm

    tq infonya, link dr kaskus bro tubak13..
    btw, gw lhr dan dibesarkan dijkt, mulai feb11 ini, gw tinggal disini sm mywife, sblmnya udh 5 kali bolak balik jkt-mnd hny 2-3hr, rada2 pesimis seeh, tp manado gw yakin tpt bagus utk mulai kehidupan br gw..
    krn musim difebruari ini musim ujan msh adem2 ajah siihh..
    tq ya info ttg manado..

    Reply
  • 26. Simple Girl  |  May 10, 2011 at 10:44 am

    Hi greenerz, salam kenal ya!

    Saya dr Jakarta & akhir bulan ini mau ngunjungin Manado buat kerja (sales fashion) krn disuruh bos mengeksplorasi Indonesia Timur.

    Saya mohon info seputar tempat-tempat belanja fashion yang biasa dituju orang Manado:
    1. Apa bener mereka selalu belanja di mall2 (Mega Mall, Bahu Mall, Manado Town Swuare)?
    2. Apa ada tempat belanja alternatif selain di mall2 tersebut? Misal di Jkt sendiri kan selain belanja di Mall, ada juga masyarakat yang belanja di mangga dua & tanah abang. Kalo ada, bole minta tolong disebut?
    3. Gmn dengan daya beli sebagian besar masyarakat Manado? Apakah daya beli mereka tinggi (mengejar kualitas) atau daya belinya kurang (mengejar kuantitas)?
    4. Terakhir, gmn dengan kegiatan bisnis mereka? Apakah masi ramai sampe malem kaya di Palembang & Jkt?

    Hehehehe maap ya nanya-nya banyak :D
    Thanks, Greenerz!

    Reply
    • 27. greenerz  |  May 11, 2011 at 5:14 pm

      Hai juga. Thanks dah mampir, sebelumnya.

      Manado kota yang kecil, jadi gampang cari sono-sini.
      Untuk belanja fashion, biasanya di Matahari (Megamall) untuk sepatu, baju, dan semua yang ada di Matahari. Kalo yang baru buka namanya MTC (Mega Trade Center), di situ juga tempat fashion dan lumayan rame.
      Ada juga di ITC lantai 2&3 (fashion floor), tapi di sini nggak serame di Matahari dan MTC. Kalo Mantos (Manado Town Square) yaah… paling cuma rame karena ada bioskop, JCo sama Pizza. ada Rimo tapi sepi banget. Jadi… menurut gue yaaa pemenangnya itu Matahari dan MTC.

      Semua tempat di atas biar hari biasa aja rame. Hari Minggu lebih rame. Kalo lagi hari raya (lebaran, natal, tahun baru, paskah)… beeuuuhhh… nggak cuma rame di dalem, jalanan ampe macet parah.

      Daya belinya, menurut gue sih kebanyakan kuantitas. Mereka agak konsumtif dan banyak gaya. Cocok untuk kembangin usaha fashion di sini. Hehehe…

      Reply
    • 28. greenerz  |  May 11, 2011 at 5:16 pm

      Yang terakhir… Di sini belum kota 24jam. Jam 10 udah pada pulang. Payah dah.

      Reply
  • 29. Simple Girl  |  May 12, 2011 at 9:57 am

    Ok. Thanks for the reply ya :)

    Reply
    • 30. greenerz  |  May 13, 2011 at 6:19 am

      Replika tanah abang sama Mangga dua di sini nggak ada… MTC itu emang berencana jadi pusat grosir. Tapi belum sampe kayak Tanah abang.

      Tempat murah lainnya ada jua sih di daerah Pasar 45 namanya. Di situ juga banyak toko-toko baju dll. tapi sekilas mata, untuk kalangan menengah ke bWah. non branded items.

      Reply
  • 31. revy  |  June 15, 2011 at 3:28 pm

    mau infonya dung.. kosan sekitar mantos boulevard manado, budget sekitar 500rb an yg udah komplit kamarnya jd tinggal bawa baju doang, terus yg aman dan bersih kosannya. gw keterima kerja di manado. senen udah mulai, jd minggu udah nyampe sana. klu bisa ada nomer kontak yg punya kosannya, jadi bisa dihubungi dari sekarang, sualnya gw masih di bandung sekarang. mohon infonya yah.. thx..

    Reply
  • 32. Mojojojo  |  June 17, 2011 at 6:06 am

    Selamat siang greenerz, thanx sharingnya, membantu sekali ^^!

    Salam kenal, saya dan beberapa teman akan pindah ke Manado (daerah Ranotana) pada tanggal 18 juli ini untuk tugas mengajar selama 4 tahun. Saya belum pernah ke Manado (saya orang Bekasi) saya mau tanya, apakah menurut anda dengan modal 2juta/bulan akan sulit bagi saya untuk hidup disana? Thanx before :)

    Reply
    • 33. greenerz  |  August 4, 2011 at 3:42 am

      waaah.. sori baru baca. gw jawab diemail aja deeeh… hehe…

      Reply
  • 34. mojojojo  |  June 18, 2011 at 3:35 pm

    Hai greenerz, salam kenal

    Thanx untuk sharingnya, sangat membantu sekali. Saya mohon info dan pendapat dari anda, saya dan beberapa teman saya akan bertugas mengajar di Manado (Ranotana) selama 4 tahun, kami akan tiba tanggal 18 Juli ini. Menurut anda dengan budget 2jt/bulan, apakah kami akan mengalami kesulitan hidup di Manado? Thanx b4

    Reply
  • 35. mojojojo  |  June 18, 2011 at 3:36 pm

    hehehehee…ternyata double posting….maaf ya :)

    Reply
  • 36. mangku  |  August 3, 2011 at 3:09 pm

    ane dapet penempatan kerja dimanado. msh bingung uy.. kira2 bisa nyaman ga dimanado.

    kira2 untuk orang muslim cari makanan yang halal mudah ga gan ?

    Biaya kost biasaya uda termasuk listrk sama air belum ?

    Reply
  • 37. hohoho  |  January 23, 2012 at 8:39 am

    Hahahahahahahahah….. kebtulan nemu postingan ini, ternyata begni pndapat org luar ttg manado y,.. hehehe
    ane pribadi sbgai org mndo asli agak kocak bacanya gan,. :p
    walopun bokap org Jkt tapi ane lahir n’ besar d mdo gan, tapi bedanya skarg ane kuliah di Jkarta, … :p
    kayaknya kita bisa barter2an inpo gan,..
    hihihihihi…..

    Reply
    • 38. greenerz  |  January 27, 2012 at 5:26 am

      btw, FYI, gue orang asli manado (bokap-nyokap manado) juga loh, hehe. Tapi emang, dari lahir ampe kuliah di jakarta.

      itu cuma pengalaman gue pas ke Manado kemarin 2 tahun.

      Reply
  • 39. Indah  |  February 28, 2012 at 10:43 am

    hello greenerz, infonya banyak bantu gue banget nih. sebelumnya gue desember kemarin udah pernah ke manado buat survey cuma balik lagi ke jakarta karna harus ngurus ijazah kuliah.
    nah gue kan tertarik bgt tinggal dan kerja di manado yg mau gue tanyain ada ga tempat kaya carrier expo di manado gitu, kalo ada biasanya dimana ya? makasih infonya.. :D

    Reply
  • 40. Christina  |  March 22, 2012 at 1:05 pm

    minta info nya dong untuk kosan di manado.. Thanks

    Reply
  • 41. fung  |  April 6, 2012 at 7:13 am

    sy, berencana lebaran mau jalan2 kemanado + bunakennya. bs tolong bantu info, dmn tur yg murah meriah n bgs turnya. thx 4 info. salam kenal

    Reply
  • 42. Joni  |  April 16, 2012 at 4:04 am

    wah, bagus banget infonya
    Saya lg mencari info manado krn saya dalam waktu dekat ini berencana mau ke manado, cuma masih bingung dgn kehidupan dan suasana disana. Saya pengen sewa kos tapi gak tahu hrs di daerah mana, saya kesana mau survey, rencana saya mau buka usaha disana.
    Saya ragu krn disana saya gak punya teman atau saudara disana.
    Skrg saya tinggal di batam.
    Thx infonya

    Reply
  • 43. elang gli aquilotti  |  April 30, 2012 at 2:16 pm

    salam kenal gan….!!! ane asli jakarta tp lagi tugas dimanado… udah 3 bulan sech sejak februari 2012 sd sekarang mei 2012… kurang lebih yg agan ceritain banyak benernya…!!!
    request tentang cewe manado nya donk gan…. #ngakak

    Reply
  • 44. desi lest  |  October 25, 2012 at 6:56 am

    Infonya tentang manado berguna banget…
    Saya dri surabaya berencana kemanado dalam waktu dekat ini…
    Bisa minta tolong info tempat kost yg murah disekitaran bahu mall,boulevard sampe malalayang… ⌣»̶·̵̭̌•·̵̭̌✽:)[τ̲̅н̲̅a̲̅nκ̲̅ ч̲̅o̲̅u̲̅]:)✽•·̵̭̌·̵̭̌«̶⌣ b4

    Reply
  • 45. wulan  |  November 11, 2012 at 12:39 pm

    slm knl smua,,,aq benar2 bnci dgn kota ini,,,

    Reply
  • 46. andre  |  November 13, 2012 at 1:49 pm

    yupz bnr bgt bro..smua bnr bgt..sama sprti yg gw rasakan d kota manado ini hehe..

    Reply
  • 47. Vhino  |  March 8, 2013 at 7:54 am

    Alah. . .manado kota yg membosankan gk ada tmpt2 yg asik untk jaln2,
    end org sini suka brntm

    Reply
    • 48. greenerz  |  April 20, 2013 at 11:26 pm

      ember.. makanya gue males di situ… udah sukanya berantem, bangga pula kalo mereka jago berantem.. halaaah…

      Reply
  • 49. Husnul  |  March 26, 2013 at 5:04 am

    Kalo info utk SD tau ga? Bebas SPP.kayak di pulau jawa ga ya? Hehhee.. Makasih ya sblmny…

    Reply
  • 50. andre  |  April 18, 2013 at 7:04 am

    yupz bnr bgt bro..gw orang pendatang yg skrng sdh 1 thn d manado ini..keindahan laut dan gunung2nya sich asik..tp biaya hidup dsni muahhaaallll bgt.untuk mkn standart min kudu nyiapin 15rb per porsi..wuuellehhhh kederrrrrr gw..hahahahaa

    Reply
  • 51. andre  |  April 18, 2013 at 7:27 am

    Greenerzzz loe netap d manado ya?? wahhh pst udh jago bgt nich bahasa manadox..gw jg kturunan manado “nyokap” tp besar di kota Balikpapan..ampe skrng kga lancar bhsa manado.hahahahahaa..

    Reply
  • 52. andre  |  April 18, 2013 at 7:42 am

    bnran biaya hidup dsni lumayan gede..untuk biaya kost yg lumayan layak sktr 500rb klo yg pke ac+kamar mandi dlm min sktr 1.200rb.biaya mkn per porsi min 15rb’an.klo yg murah cuma 10rb’an biasax cuma palek bakso gerobak hehe (gw tau mknan murah krna biasa beli ke palek bakso kalo duit udh cekat :) tp angkot dsni murah cuma 2rb per orang.dan 1 lg bgs’nya buat para cowok2 jomblo’ers…awewe dsni bening2 euy..ga kalah ma artis2 di tv..ga ad 2nya dah klo di bandingkan ma kota lain d indonesia..hehehe cocok buat yg pengen cari calon pendamping hidup..buat ajak
    tinggal ke kampung halaman :)

    Reply
  • 53. Dede  |  May 6, 2013 at 8:32 pm

    hahhahahaha……setuju bangeet :)

    Reply
  • 54. mizunow  |  May 20, 2013 at 2:49 pm

    Manado itu unikk.. banyak pemandangan indah yg bisa diliat. Angkot juga murah 2000 n model aturan kursinya unik kaya travel. Overall betah di Manado. Tp masalah kost gilee mahal banget setara Jakarta lah, guys klo punya info kost, mohon di kontak yaa… lagi pengen nyari kost nih, yg aman n bersih. di sekitar boulevard/pierre tendean/ bahu mall.

    Reply
    • 55. greenerz  |  July 15, 2015 at 9:25 am

      Kost mahal banget! Gue dapetnya kamarnya kecil banget padahal mahal. Survey ke tempat lain… Kamarnya parah… Goodluck deh..

      Reply
  • 56. Nanang Nurhidayat  |  June 10, 2013 at 2:47 pm

    Jadi penasaran sama manado..
    MInggu depan tugas disana …

    Reply
  • 57. heven  |  June 29, 2013 at 4:35 pm

    Hello..
    gwa asli mndo, lhir n bsar di mndo… cma skrang tnggl di jkt…
    klo ad g mau tx, siap di bntu dech…

    Reply
  • 58. anastasya pangkerego  |  July 16, 2013 at 12:05 pm

    gue orang manado, baru pindah ke jkt 3 bln yg lalu,entah knapa gw malah merasa sebaliknya, kehidupan di jkt, serba glamour,,,,,dari pagi ampe pag lagi,,,kga pernah sepi,,, udaranya,aduh,,parah bgt,,,,,,,,,,,berasa kaya di cekik polusi,,,,trus,,,mall2nya pisah2,,,lagi,,jadi gak seruh,,,hrus naik taksi bolak-balik,,,,,,,beda sama di mndo,,,kalo pusat perbelanjaan terbeasar tuh satu arah,,,jadi satu tujuan dah,,,,,,,disini mah ribet,,,,,tarif angkot mahal euy,,,,gua teringat sama lagu manado yang judulnya “SYAPA SURUH DATANG JAKARTA”……beneran,nyari kerja aja susah meskipun udah sarjana,,,huuuuhhh,,,,,apa lagi masalah ekonomi, banyak bgt anak2 ampe nenek keliaran di lampu mereah,,,huuuhh ,,gue bayangin di mndo klo udah gini,hancur bgt deh, trus, copet2 bebas beraksi,di bus, angkot, jalanan, terminal,,wah,,gila rawan bgt, gw aja hampir kemalingan, untung ada yg lihat,,,baru 3 bln di sini, gw jadi gak betah, pengen balik k mndo, walaupun kecil kotanya, setidaknya jarang kluar di TV (alias banyak aksi kejahatan) takut euy…………I MISS MANADO CITY………..I LOVE MANADO FOREVER…….buat kalian2 smua,,,slamt datang di kota manado “SI TOU TI MOU TU MOU TAO” kita hidup untuk membantu hidup orang lain.

    Reply
    • 59. greenerz  |  July 15, 2015 at 9:24 am

      Amin… Si tou tou tumoutou…
      Yah… Sama lah yah… Anda gak betah di kota saya. Saya gak betah di kota Anda (walaupun saya keturunan Sulut juga loh). So… Pembaca lain… Ini contohnya, gak usah risih ama tulisan saya… Hehe… Anda juga gak betah kok di Jakarta… Sama-sama kan? Tulis aja ttg jeleknya Jakarta di blog Anda… Bebas kok… Ini hanya soal biasa apa gak biasa makan ikan di Manado, ato macet-macetan di Jakarta.

      Reply
  • 60. Eve  |  July 25, 2013 at 3:13 am

    @ anastasya: SETUJUUUU 1908%!!!! Gue asli orang Manado (Lahir, gede, dan tinggal di Manado). Walopun Manado sering dihujat2 dan dimaki2 di Blog ini, Manado adalah kota TERAMAN di Indonesia!!!! Bisa dibilang tingkat kriminalitas di kota Manado ini msh tergolong minim lahh. Ngga sama kek dikota2 laen yg cuman untung gede doang tapi tingkat kriminalitasnya…wuiiiiiiiiiihhhhhhh…ampun deh!!! Malah saking tingginya tingkat kriminalitas yg ada, kota mrk sering bgt jdi sorotan media massa.

    Reply
    • 61. greenerz  |  July 15, 2015 at 9:20 am

      Thx commentnya… But pleaseee… Gak usah jadi orang-orang yang terlalu membela kota sendiri. Gue orang Jakarta tapi nggak men-dewa-kan Jakarta kok walaupun itu ibukota negara.

      Untuk komen teraman Anda, yaaa whateverlah ya… Tapi dibulan pertama gue ke Manado aja, gue dapet temen yg musti ijin dr kuliahnya untuk hadir ke pengadilan karena: Kakaknya abis mati ditikam orang mabok gak jelas pas pulang dari kebaktian gereja…

      So…? Pikirin aja sendiri, apa kota Manado se-aman itu?

      Reply
  • 62. ikraman  |  September 5, 2013 at 2:24 pm

    makasih banyak atas informasinya tentang manado. jadinya saya punya gambaran tentang manado.

    Reply
    • 63. greenerz  |  July 15, 2015 at 9:16 am

      Ok. Thx jg sudah di baca. Mungkin tulisan saya agak negatif sesuai tanggapan pembaca2 lainnya. Mohon dibaca dan diambil hikmah masing2 aja ya. Siapa tau Anda ke sana dapat pengalaman yang baik.

      Reply
  • 64. Arthur  |  September 6, 2013 at 6:32 am

    Thanks buat infox…
    Gw asli Balikpapan (Kaltim),dsni lgi coba2 usaha resto mkanan,krna gw dngar dsni org2x pda doyan makan,hehee…
    Bru 3 mnggu dsni,msi numpang sma kluarga,boleh mnta info g kost2an yg dkat dgn Hotel Quality d daerah Boulevard,ya yg siap tinggal kmar mandi dlam, tolong infox ya guys…

    Reply
    • 65. greenerz  |  July 15, 2015 at 9:15 am

      Sori banget baru di balas. Udah gak update ke wordpress. Gampang ya, kan punya sudara kan? Pinjem motor, pergi sama dia… Keliling aja ke jalan SamRat sampe daerah kampus Unsrat. Banyak kos tuh…

      Reply
  • 66. Rolly  |  November 25, 2013 at 6:49 am

    Saya org manado, lahir di manado tinggal di manado, saya pernah kerja di mdo tapi skrg kuliah di tondano,..
    Pengalaman sy wktu kerja di mdo sih bisa dibilang berat tapi senang juga, disini kalo mau lihat sunset cma dekat, tempat nongkrong anak muda bxk biasanya yg ramai bgt itu di Manado Town Square (Mantos) ada jg kawasan McD, Kfc dll kalo mau belanja kebutuhan yg murah biasaya di toko2 swalayan yg multimart, Golden , jumbo kalo kos2an yg murah biasanya di jl kembang kampus unsrat, sario, telling dll
    skrg angkot udah 3rb stlh bbm naik
    rata2 mknan di mdo 1 porsi 10rb keatas

    Reply
  • 67. Indra  |  March 22, 2014 at 3:34 pm

    Manado kota yg gengsinya gede..buat penampilan ok..tp kalo belanja pakaian nawarnya minta ampuunnn daahhhh..kaya belanja sayur..mau barang bagus tp harga kaki lima..huuaaaaaa..gengsi soal pakaian tp klo soal harga nawarnya ga pake gengsi..amppuuunnn dahhhh jd penjual di manado..hahhahahaa…pemabuknya jg bnyk.gmn kota manado bisa maju klo cra hidup sprti itu.

    Reply
  • 68. Angel  |  November 30, 2014 at 12:10 pm

    agree with Eve & anastasya, ini penulis blog koq demen skali menghujat dan maki2 kota manado.. padahal dia nyari duit buat ngisi perut jg disni. hahhaa. aneehh. emang situ kotanya udah yg terbaik apa?? ngacaa mbaakk

    Reply
    • 69. qyoung48  |  July 14, 2015 at 2:22 pm

      bagus banget ada blog ini jelek-jelekin terus aja manado biar, banyak pendatang yang ngga mau jd kemari…,, biar manado ngga padat,,,,,
      intinya orang manado tau bgaimana menikmati hidup…
      kami punya rule sendiri didaerah kami ini, klw mmg rule nya ngga masuk dgn pemikiran yang nulis blog ini,, ya sdh…. jgn tgl atau bkrja di manado…

      Reply
      • 70. greenerz  |  July 15, 2015 at 9:04 am

        Comment apapun sih saya terima aja karena ini adalah internet dan bebas nulis apa aja dari pihak saya maupun anda.

        Thx commentnya btw. Sekali lagi saya mau menekankan kalau tulisan di atas itu adalah opini saya. Namanya juga orang nyoba merantau. Bisa jadi hasilnya gak sesuai dengan ekspektasi orang itu kan. Saya orang Jakarta keturunan Manado, dan juga sudah banyak dengar keluhan ataupun opini jelek ttg Jakarta dari orang lain, dan saya sih ok ok aja yah. Karena memang betul kata Anda: Tiap daerah punya tradisi/kultur/harga/kebiasaan masing-masing. Tapi ingat juga, tanggapan orang mengenai hal ini juga berbeda-beda. Ada yg positif ada yang negatif. Saya nggak masalah kalo ada yang gak suka sama Jakarta. Makanya dibikin lagu Siapa Suruh Datang Jakarta.

        So… Kalo ada yang gak suka sama tulisan saya dan Anda bikin lagu “Siapa Suruh Datang Manado”… Silakan aja… Hehehe…

        Saya juga udah gak di Manado lagi kok…

    • 71. greenerz  |  July 15, 2015 at 9:13 am

      Well… Thx commentnya juga. Saya sering kok berkaca. Hehehe…

      Saya bukan cari “duit” di sini. Mungkin situ aja yg belum pernah ngalamin “lulus kuliah dan pengen merantau dan mandiri”. Mungkin kalau saya coba merantaunya ke Singapore dan mati miskin karena biaya hidupnya yg ajubile tinggi, tulisan saya juga paling “jelek-jelekin” Singapore.

      So… Masa perantauan sudah selesai. Pengalaman sudah didapat. Menurut saya, hasil pengalaman juga bagus untuk ditulis dan referensi orang lain (karena tulisan saya ‘fair’, saya memang pertama kali coba tinggal di Manado). Dan ini adalah internet, bukan forum Pecinta Manado… Jadi… Yaaa gitu deh… :p

      Reply
      • 72. qyoung48  |  July 15, 2015 at 11:39 am

        jd ekspetasi awalnya km utk merantau kesini gmna? mo kt tgl dimanapun namanya merantau pasti susah la.. sama kata2 km yg “Mereka sangat konsumtif, tapi nggak produktif” goshh…. km tau ini drmana? ya sdhla dmnapun domisili km skrg mdh2an bs survive di t4 itu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


“I've learned that everyone wants to live on top of the mountain, but all the happiness and growth occurs while you're climbing it.”

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: