the europians

March 8, 2010 at 1:07 am Leave a comment

(haha, judulnya aneh… ada tah europians? haha)

Asiknya kerja di tempat yang musti buka 24 jam itu ada shiftnya, dan entah mengapa, akhir-akhir ini gue dikasih shift sore terus. Dalam seminggu ini gue cuma sekali masuk pagi. Yihaaa… Sangat bagus untuk gue yang suseh bangun pagi. Hahaha.

Beberapa hari lalu ada sepasang oma-opa, tamu orang Belanda, nginep di hotel tempat gue kerja. Bahasa Inggrisnya lancar pisan dan dia selalu pake Bahasa Inggris yang hampir formal, dan selalu menyebutkan kata-kata yang bagus. Gue handle dia waktu dia check-out. Selama beberapa hari tinggal di sini, baru kali itu gue handle dia secara langsung. Dia ramah banget, dan secara otomatis kita jadi merespon dengan baik pula. Setelah urusan pembayarannya beres, dia isi Guest Impression Book. Enggak lupa dia ngucapin, “Thank you very much, you are a wonderful lady.” Wew… Otomatis gue langsung, “Thank you very much.”

Gue mengalihkan pemikiran gue supaya nggak ke-GRan. Coz emang baru kali itu gue ketemu dia secara langsung, tapi dia langsung bilang begitu, bisa aja dia pas pamitan ke temen-temen lain, dia juga ngomong gitu. Tapi saat dia bilang gitu memang terlihat tulus banget.

Juga ada tamu lain dari Inggris. Nggak ngerti gimana yaaa… tamu-tamu di Eropa emang bener-bener ramah. Beberapa kali gue handle dia; waktu minta spare key, sama waktu dia mau bayar internet. Karena udah beberapa kali ketemu, akhirnya gue ngajak ngobrol dia… Akhirnya kita ngobrolin tentang diving.

Dua minggu lalu, staff HouseKeeping ada yang nyampein komplen ke gue buat Bell Boy. Katanya kalo ada tamu orang barat, Bell Boy lebih cekatan untuk bantu angkat luggage mereka di kamar, dibanding ke tamu Indonesia.

Hmmm.. entah ya.., kadang kita memperlakukan orang lain sebagaimana dia memperlakukan kita. Kayak orang-orang bule Eropa seperti yang gue cerita tadi, mereka tipe orang-orang yang seneng berinteraksi dan ramah ke karyawan. Seenggaknya walaupun mereka punya komplen, mereka sampaikan dengan baik juga. Otomatis respon karyawan ke mereka juga baik dan berusaha kasih yang terbaik. Beda sama tamu-tamu lokal, (beneran loh) malah tamu sesama orang Indonesia sendiri yang sering belagu, nggak pernah nyapa, dan kalo kasih komplen yang sampe bikin karyawan musti tahan diri. Otomatis respon karyawan kadang juga nggak sepenuh hati.

Emang nggak bisa gitu sih karena semua tamu adalah raja (hyaaah).

Pada akhirnya, setiap kali pulang ke rumah ada perasaan yang gimanaaa gitu. It’s really nice to have a job where you can meet and deal with a lot of people from different city and countries. Dengan perilaku dan karakter mereka yang beda-beda.

Advertisements

Entry filed under: hari ini.

istirahat 08.02.10

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


“I've learned that everyone wants to live on top of the mountain, but all the happiness and growth occurs while you're climbing it.”

%d bloggers like this: