Eternity lagi

March 26, 2010 at 11:31 am Leave a comment

Gaya orang berduit aja, udah hampir tiap hari gue ke Eternity. Kali ini gue mau nyoba masakan lain. Gue liat menu dan ada satu yang menarik mata gue: Bubur Ayam. Di Jakarte sono aye mah sering makan bubur ayam, pan emang masakan sono. Tapi, karena gue udah jauh dari betawi, gue mo ngerasain masakan sono tapi yang buat orang sini. Jadilah gue beli bubur ayam. Minumannya Fesco. Sebenernya gue gak pesen minuman, tapi es krim. Namanya Fesco, katanya sih es krim sama susu, bla bla bla… pokoknya gue pesen es krim, coz gue udah sedia minuman dari rumah.

Lima menit kemudian datanglah satu gelas seukuran hampir 20cm berwarna cokelat, isinya cair lengkap dengan sedotannya. Gelasnya yang biasa mereka serve buat es buah. Heranlah diriku. Gue nggak pesen Milkshake cokelat deh kayaknya. Tapi si mas-nya bilang, “Fesco?”, sambil nge-serve tu Milkshake di meja gue. Setelah gue rasa, yaaaah! Gak beda sama rasa Milkshake. Langsung gue konfirmasi sama waiternya, ini Fesco ato Milkshake biasa. Jawab si mba-nya sih emang sebenernya nggak beda jauh sama Milkshake, karena es krimnya di blender. Haduh. Bukan es krim ini namanya!!! Udah cair. It is not a ‘cream’ anymore. It is melted already! Don’t put in on the Ice cream menu, please.

Untuk bubur ayamnya enak juga. Biarpun isinya standar banget cuma ayam sama kerupuk. Huh… Gue jadi merindukan gerobak bubur ayam waktu gue SD dulu. Murah dan isinya lengkap udah sama cakwe… Sluurp!!! Bubur ayam paling maknyus seantero Indonesia. Hahaha.. lebai…

Entry filed under: hari ini. Tags: .

25.03.10 curhad

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


“I've learned that everyone wants to live on top of the mountain, but all the happiness and growth occurs while you're climbing it.”

%d bloggers like this: