Doa mereka

June 5, 2010 at 2:46 am Leave a comment

Nggak nyangka gue bisa bertahan selama ini di ‘kerajaan jauh-jauh’  ini. Gue bener-bener belajar banyak hal dan banyak hal juga sudah terjadi.

Memang, inti dari pembelajaran kehidupan itu salah satunya adalah belajar ngadepin berbagai karakter orang, dan belajar ngadepin masalah hidup ini sendiri, karena nggak selamanya kita selalu dibantu sama orang tua ato bisa selalu curhat sama sahabat dekat kita. I’ve been there, I’ve done that. Tapi memang untuk bisa sebijaksana Salomo, sesabar Ayub, dan seteguh prinsip Daniel butuh doa, puasa dan penyerahan yang nggak setengah-setengah.

Entry filed under: hari ini. Tags: .

in Love again 25 Juni

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


“I've learned that everyone wants to live on top of the mountain, but all the happiness and growth occurs while you're climbing it.”

%d bloggers like this: