Downtown Atlanta

July 1, 2010 at 11:11 am Leave a comment

1. Georgia Dome, GWCC & Phillips Arena
Senayan-nya Atlanta. Di Georgia Dome ada lapangan Football-nya Atlanta. GWCC itu convention centernya dan Phillips Arena itu… gue nggak terlalu tau. Haha… Semuanya ini ada di tengah kota dan cuma turun sekali dari Five Points Marta Station ke arah barat. Tiga gedung GWCC panjang dari ujung Building A ke Building C, di mana exhibition hall-nya ada di Building C. Yang paling asik di sini, WCnya tersedia sangat cukup (gue nggak pernah ngantri) dan tissuenya nggak pernah habis.

Naik train dari mana saja, turun di Five Points, ganti train ke arah H. E. Hamilton (Westbound), turun di Georgia Dome Station. Kecuali naik dari Eastbound, nggak usah ganti kereta di Five Points. Langsung lanjut aja karena satu arah.

Inside Georgia Dome

GWCC Building B

Phillips Arena, Georgia Dome, GWCC

2. Government Walk
Kalo mo ngeliat gimana gedung-gedung pemerintahannya Atlanta di sini tempatnya. Secara arsitektur, gedungnya rata-rata aja dan nggak semenarik di Putra Jaya, Malaysia. Tapi karena rapi, bersih, gak banyak mobil (jadi gak banyak polusi) dan lumayan berpohon… jadinya keliatan bagus aja. Gedung yang paling menarik juga cuma Georgia State Buildingnya aja yang menang sama atap kubah emasnya. That’s all, nothing else. Oh, ada satu lagi yang menarik… ada jualan buah-buahan di truk. Dan buah-buahnya juga masih segar-segar banget. Jadi, waktu gue ke sana jam 11 siang dan beli buah… kerasa segar banget.

Untuk ke sini cuma beda satu stasiun ke arah Eastbound dari Five Points. Turun di Georgia State dan tinggal jalan kaki kelilingin Government Walk.

The Government Walk sign

Georgia State building

3. Underground
Tempat tongkrongan asik dan belanja barang murah. Buat turis, sebenernya tempat ini rada-rada serem karena terlalu.. apa yah, bahasanya…? Street banget dah. Atlanta itu kebanyakan orang-orang item dan di sini tempat nongkrongnya mereka. Bukannya bilang orang-orang item itu serem-serem, hehe, tapi kadang ngeliat mereka yang berbadan gede-gede, dengan gaya street-nya itu, apalagi kalo mereka banyakan… takut aja… entah mengapa. Nyokap gue juga ngerasain hal yang sama. Haha. Mungkin kemakan film aja… (emangnya ada apa dengan film dan orang item?).

Tapi kalo nggak diliat dari sisi itu, tempat inil lumayan keren. Kayak Bukit Bintang-nya KL, kayak Blok-Mnya Jakarta, Chinatown-nya Singapore dan MBKnya Bangkok. Bisa window shopping toko-toko sepanjang pinggir jalannya. Dan kalo malem, lampu-lampunya juga lumayan keren. Lokasi utamanya tentu aja ada di Underground. Mulai dari toko-toko baju (dari seharga US$9), sepatu, booth-booth gelang, jam tangan, bungkus HP, foto dengan background gambar-gambar Atlanta, sampe peramal juga ada. Di ‘upper ground’ ada Haagen Dasz. Jadi kalo udah kepanasan dan capek bisa istirahat dulu ngadem di situ sambil makan es krim. Satu cup paling kecil (yang mana buat gue udah banyak banget) harganya US$ 4,5.

Ke Underground sini emang paling gampang, soalnya dari stasiun kereta mana aja tinggal turun di Five Points (di mana semua kereta pasti ‘parkir’ bentar di sini). Ambil exit yang ke Underground.

Upperground Underground

4. Woodruff Art Center
Mungkin bagi beberapa orang, datengin museum nggak terlalu penting kalo lagi jalan-jalan… Tapi museum seni yang satu ini koleksi-koleksinya lumayan muantap dan gak rugi bayar US$18. Gue mulai dari Sculpture and Painting sections. Buat gue yang nggak terlalu ngerti seni patung sih biasa aja. Ngeliat patung-patungnya keinget film Night at the Museum. Ngeliat lukisan-lukisannya keinget film Harry Potter. Berharap semua benda-benda itu nggak ada yang tiba-tiba ngedip ato bergerak ato bicara. Hahahaha…!!!

Bagian pameran yang paling menarik buat gue itu di koleksi seni kontemporer. Banyak benda-benda seni yang terbuat dari benda-benda yang nggak bakal terpikir oleh kita ‘rakyat biasa’. Bisa dari sampah, seng, ato apa aja. Yang pasti sih, kalo diliat dari jauh bagus tapi lebih unik dan mengherankan lagi kalo diliat dari dekat.

Para penjaga museumnya juga ramah-ramah dan asik diajakin diskusi tentang seni yang dipajang. Gue diajak ngobrol sama satu penjaga museum waktu gue lagi kebingungan mengartikan satu seni abstrak yang paling gede di gedung itu. Katanya sih lukisannya tentang naga, tapi gue nggak ngeliat naga sama sekali. Gue malah ngeliat banyak hal, kayak rasi bintang, ato layar susunan penerbangan pesawat, ato gelombang air laut, peta, ato langit. Kayaknya banyak banget yang mau ditumpahkan di situ sama si pembuat seninya. The great thing is… Dia berhasil banget buat satu karya abstrak karena orang-orang bener-bener ngeliat lukisan itu dari sudut pandang yang beda-beda banget. Termasuk si penjaga museum.

Cara ke sininya gampang. Dari Five Points ambil kereta North-East bound ke arah Doraville dan turun di Art Center.

Art Center, Atlanta

5. CNN Center
Pusatnya CNN sedunia dan gedungnya biasa aja dari luar. Tapi di dalamnya… rameeeeeee pisan. Soalnya di lantai bawahnya itu food court. Jadi orang-orang dari mana aja pada makan di situ. Ada 55 menit tour kalo mo liat dalamnya CNN, siarannya, dll. Tapi kayaknya agak mahal, jadinya, di food courtnya aja udah cukup kok. Haha.

CNN Center

Semua tempat-tempat ini kalo mo dikunjungi dalam satu hari sih gue rasa bisa. Beli aja tiket 1 hari, cuma bayar 8 dolar.

Entry filed under: travel. Tags: .

25 dollars It’s My Day

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


ā€œI've learned that everyone wants to live on top of the mountain, but all the happiness and growth occurs while you're climbing it.ā€

%d bloggers like this: