Paska Melahirkan (Bagian 1)

August 23, 2011 at 6:17 am Leave a comment

Banyak kisah ibu melahirkan yang melewatkan ini:

a) Jahitan
Gue sendiri sebelumnya nggak (mau) kebayang gimana rasanya di jahit. Jadi, setelah melahirkan, dokter masih akan menjahit vagina yang robek (alami atau karena memang digunting). Prosesnya sendiri minimal setengah jam dan juga sakit. Biarpun dibius, tetep aja bakal merintih sakit dan selalu tanya kapan beresnya. Haha.

b) Buang Air Besar
Sehabis melahirkan, pantat jadi terasa berat dan susah diangkat. Susah bangun, berjalan dan tidur. Karena yang di atas tadi, jadi muncul rasa takut buang air besar. Tapi tenang saja. Melahirkan normal tidak mengganggu saluran pembuangan. Jadi, nggak bakal kerasa sakit.

c) Capek dan Lapar
Sewaktu menunggu si kecil lahir, para ibu (apalagi yg mengalami kontraksi berjam-jam) pasti sangat lelah karena menahan sakit kontraksi. Sebagian ibu (apalagi yg baru pertama kali) yang sudah terlalu lelah berkontraksi, malah tidak selera makan. Tapi… kalau sudah selesai melahirkan, rasa capek karena kontraksi, mendorong dan berteriak akan langsung hilang karena sudah lega. Sesampai di kamar, baru deh kerasa laparnya.

d) Tiga hari di RS
Gunakan sebaik mungkin waktu 3 hari di RS untuk beristirahat. Nggak usah repot pikirin si kecil karena ada suster dan saudara-saudara yang membantu. Nggak usah paksa berjalan kalau masih terasa susah dan capek. Istirahat dan makan yang banyak.

Entry filed under: hari ini. Tags: .

Tuhan, Paska Melahirkan (Bagian 3)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


“I've learned that everyone wants to live on top of the mountain, but all the happiness and growth occurs while you're climbing it.”

%d bloggers like this: