Paska Melahirkan (Bagian 3)

August 23, 2011 at 9:59 pm Leave a comment

Sudah pulang dari rumah sakit, sudah ada teman yang akan membantu menjaga si kecil, semua perlengkapan bayi juga sudah siap. Sekarang tinggal menikmati hidup dan pekerjaan baru yang melelahkan tapi menyenangkan: merawat si kecil.

a) Entah mengapa, sebagian besar bayi baru lahir yang baru di bawa pulang dari rumah sakit pasti akan membuat repot keluarganya. Di hari/malam pertama akan rewel setengah mati, seperti tidak bisa ada apapun dan siapapun yang bisa beri kenyamanan untuk diam dan tidur. Haus terus, popok basah, buang air besar, pipis lagi, haus lagi. Begitu terus menerus. Apalagi selama tali pusar belum lepas, belum bisa gunakan popok sekali pakai. Anak bayi perutnya masih kecil. Jadi, cepat sekali haus lagi setelah sejam atau 2 jam. Begitu pula pembuangannya. Luancar. Maka itu kerjanya cuma minum dan pipis. Tetapkan pembagian jam jaga si bayi agar tidak hanya 1 orang yang kelelahan. Ini biasanya akan berlangsung hingga 1 minggu. Setelah itu bisa saja masih rewel, tapi keluarga sudah akan terbiasa dan dapat mengatasinya lebih baik dan rapi.

b) Memandikan bayi adalah salah satu hal yang bikin grogi untuk si ibu baru. Mudahnya, beli baby bather; tempat tidur bayi untuk mandi. Atau, selama tali pusat belum lepas, minta tolong ibu/mertua untuk memandikannya sambil belajar juga. Jangan lupa, paling tidak seminggu dua kali cek daerah-daerah lipatan tubuh si kecil seperti belakang telinga, daun telinga, ketiak, lipatan kaki, punggung juga. Daerah-daerah tersebut sering berdaki, jadi usapkan dahulu baby oil dengan kapas, baru bilas ketika mandi.

c) Jika Asi baru keluar, langsung latih si kecil untuk kenal puting ibu. Cari posisi yang baik untuk si kecil dan untuk ibu sendiri.

d) Menenangkan bayi menangis:
Tangisan bayi banyak artinya. Kalau dia sudah bergoyang tidak tentu dan tangisannya tambah kuat dan tak terhentikan, itu biasanya mengartikan dia ingin minum susu. Kalau tangisannya sekali-sekali, tapi menangis terus, biasanya mengantuk; minta di peluk sambil digoyang-goyang sedikit. Bisa juga karena dia habis pipis atau buang air besar (menurut pengalaman sih si kecil cuma jadi risih, tapi nggak sampe nangis). Bisa juga karena dia bosan; terlalu lama duduk, atau terlalu lama digendong di satu tempat, atau terlalu lama bermain hingga sudah capek, dll.

e) Jadikan si kecil pusat duniamu untuk saat ini. Tidak usah pikirkan dulu kerjaan, tagihan kredit, teman kantor yang rese, atau liburan yang sudah diidamkan beberapa tahun belakangan ini. Si kecil butuh Ibu untuk disusui dan disayang. Lagipula siapa juga yang mau lewatkan senyum pertamanya, tangisan kerasnya, mukanya yang keasikan dimandiin, dan raut mukanya tanda dia mau buang air besar (lucu banget loh, hehe).

Entry filed under: hari ini. Tags: .

Paska Melahirkan (Bagian 1) Paska Melahirkan (Bagian 2)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


“I've learned that everyone wants to live on top of the mountain, but all the happiness and growth occurs while you're climbing it.”

%d bloggers like this: